Titik kebakaran di wilayah lain juga menjadi perhatian dalam pemantauan karhutla.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menyatakan luas kebakaran sempat turun hingga di bawah 1.000 hektare.
Meski demikian, risiko karhutla belum sepenuhnya berakhir selama titik api masih berpotensi muncul dan menyebar.
Penanganan di lapangan tetap membutuhkan pemadaman, patroli kawasan rawan, pengawasan pembukaan lahan, serta langkah pencegahan agar kebakaran tidak berulang.
Hujan dapat membantu membasahi lahan yang terbakar, tetapi penanganan karhutla tidak bisa hanya bergantung pada kondisi cuaca.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...