Koordinasi diperlukan untuk menjaga ketersediaan stok sekaligus memperlancar distribusi komoditas ke pasar.
Langkah intervensi dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing daerah, mulai dari pemantauan stok, penguatan distribusi antardaerah, hingga pelaksanaan operasi pasar atau gerakan pangan murah jika diperlukan.
“Segera untuk koordinasi dengan Badan Pangan, kemudian dengan Bulog, dengan para pengusaha sektor makanan apa yang perlu distabilisasikan supaya angka nasional jangan sampai kita menembus 3,5 persen,” pungkas Tito.
Inflasi September sebesar 3,28% menjadi peringatan bagi pemerintah untuk mengantisipasi tekanan harga sejak dini.
Kecepatan pemerintah daerah merespons perubahan harga, menjaga pasokan, dan memperlancar distribusi akan menjadi faktor penting dalam mempertahankan daya beli masyarakat.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...