Bintang Legendaris Susan Sarandon Ditangkap Polisi Gegara Bela Palestina di Aksi Demo

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Aktris senior Hollywood Susan Sarandon menjadi salah satu dari sejumlah demonstran yang ditahan polisi saat mengikuti aksi protes terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di New York City, Kamis (24/9).

Sarandon ditahan ketika demonstrasi berlangsung di sekitar markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), menjelang Netanyahu menyampaikan pidatonya dalam Sidang Majelis Umum PBB. Sejumlah foto dan video yang beredar di media sosial memperlihatkan aktris Thelma & Louise tersebut dibawa polisi dalam keadaan tangan diborgol.

Aksi tersebut digelar oleh Jewish Voice for Peace dan diikuti sejumlah figur publik lainnya, termasuk aktris Hacks Hannah Einbinder. Polisi New York menyebut petugas sebelumnya telah memberikan peringatan kepada demonstran untuk meninggalkan lokasi karena mereka memblokir persimpangan jalan. Sejumlah orang kemudian dibawa ke dalam tahanan setelah tidak mematuhi peringatan tersebut.

Penahanan tersebut kembali menyoroti sikap Sarandon yang selama beberapa tahun terakhir terbuka menyuarakan dukungannya terhadap Palestina. Bahkan, beberapa pekan sebelum aksi tersebut, Sarandon mengungkap bahwa pandangan politiknya disebut masih berdampak terhadap kariernya di Hollywood.

Saat menghadiri Festival Film Venice pada September 2026 untuk mempromosikan film The Echo Chamber, Sarandon mengatakan dirinya masih kehilangan sejumlah kesempatan bermain film.

“I’ve still had movies taken away recently because there are agencies that are telling people not to hire me still. But that’s the power structure. I think within the people, certainly internationally, I feel welcome (Saya masih kehilangan beberapa film belakangan ini karena ada agensi yang mengatakan kepada orang-orang untuk tidak mempekerjakan saya. Namun, itulah struktur kekuasaannya. Saya merasa diterima oleh masyarakat, terutama secara internasional),” kata Sarandon.

Pernyataan tersebut muncul setelah Sarandon sebelumnya juga mengalami dampak profesional akibat pernyataan dan aktivitasnya terkait isu Israel-Palestina. Pada 2023, United Talent Agency (UTA) memutus hubungan dengan Sarandon setelah komentar yang disampaikannya dalam sebuah aksi pro-Palestina di New York.

Meski mengaku menghadapi hambatan di industri film Amerika Serikat, Sarandon tetap aktif bekerja. Ia membintangi The Echo Chamber arahan Andrea Pallaoro yang diputar dalam kompetisi Festival Film Venice 2026.

Kini, namanya kembali menjadi sorotan setelah foto dan video penahanannya dalam aksi di New York beredar luas di media sosial, bersamaan dengan penahanan Hannah Einbinder dan sejumlah demonstran lainnya.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Darin Brenda Iskarina
Tim Penulis & Editor
Darin Brenda Iskarina
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Memuat diskusi...

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKMIklan: Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--
YANG BARU