Pascagempa, Destinasi Wisata Manggarai Barat Dipastikan Aman Dikunjungi

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

HOLOPIS.COM, LABUAN BAJO — Denyut pariwisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, terbukti tangguh dan tetap berdetak pascagempa bumi yang menggetarkan daratan Flores.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana memastikan gerbang utama pariwisata kawasan tersebut telah beroperasi normal meski ancaman gempa susulan masih belum sepenuhnya reda.

Taman Nasional Komodo yang menjadi magnet utama wisatawan domestik maupun mancanegara dipastikan tetap dibuka untuk aktivitas pelayaran serta kunjungan wisata seperti biasa.

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Komodo Labuan Bajo juga berjalan lancar sesuai jadwal, melayani keluar masuknya para pelancong tanpa hambatan berarti.

“Labuan Bajo tetap terbuka bagi wisatawan dan aktivitas pariwisata secara umum berjalan,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam keterangan resminya.

Meski demikian, pemerintah menekankan agar seluruh pelaku industri kreatif dan wisatawan tidak melupakan faktor keselamatan di tengah ribuan getaran susulan.

Sejumlah destinasi populer di Manggarai Barat seperti Gua Rangko telah dinyatakan aman dan siap menyambut kembali para penikmat keindahan alam subterranean.

Dua destinasi budaya unggulan, yakni Desa Wisata Compang Liang Ndara serta Desa Wisata Wae Lolos, juga terus menerima kedatangan para tamu.

Kementerian Pariwisata melalui Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) terus menyisir dan memantau kelaikan hotel, restoran, hingga fasilitas publik di kawasan Flores.

Layanan pusat informasi darurat pun disiagakan guna mengantisipasi maraknya simpang siur kabar tak sedap yang berpotensi memicu kecemasan berlebih bagi calon pelancong.

Wisatawan asal Italia, Jerman, Prancis, hingga Belanda dikabarkan telah menerima kabar rilis resmi terkait kondisi terkini untuk menjamin kenyamanan agenda liburan mereka.

“Informasi yang cepat dan akurat menjadi sangat penting dalam situasi seperti ini untuk mencegah kekhawatiran yang tidak perlu,” ujar Widiyanti menegaskan.

BPOLBF juga mengarahkan koordinasi bersama KSOP Labuan Bajo demi meluruskan isu hoaks mengenai penutupan jalur pelayaran ke Pulau Padar dan Pelabuhan Komodo.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Dede Suhadi
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Dede Suhadi, Ronalds Petrus Gerson
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Memuat diskusi...

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKMIklan: Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--
YANG BARU