21 Agustus 2026: Hari Maritim Nasional, Hari Juang Polri, dan Peringatan Internasional untuk Korban Terorisme
2

0 Shares

JAKARTA – Tanggal 21 Agustus 2026 menjadi salah satu tanggal yang memiliki sejumlah momentum penting, baik dalam konteks nasional maupun internasional. Pada tanggal ini, masyarakat Indonesia memperingati Hari Maritim Nasional dan Hari Juang Polri.

Di tingkat internasional, 21 Agustus juga diperingati sebagai International Day of Remembrance and Tribute to the Victims of Terrorism atau Hari Peringatan dan Penghormatan Internasional untuk Korban Terorisme.

Ketiga peringatan tersebut memiliki latar belakang dan pesan yang berbeda. Hari Maritim Nasional berkaitan dengan identitas Indonesia sebagai negara kepulauan dan pentingnya sektor kelautan, Hari Juang Polri mengingatkan pada sejarah perjuangan kepolisian dalam mempertahankan kemerdekaan, sedangkan peringatan internasional untuk korban terorisme menjadi momentum untuk mengenang para korban sekaligus menunjukkan dukungan kepada mereka yang terdampak aksi terorisme.

Hari Maritim Nasional

Hari Maritim Nasional menjadi momentum untuk kembali melihat besarnya posisi sektor kelautan bagi Indonesia.

Hari Maritim Nasional di Indonesia ditetapkan pada tanggal 23 September melalui Surat Keputusan Nomor 249/1964 oleh Presiden Soekarno dalam Musyawarah Nasional (Munas) Maritim I.

Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki wilayah laut yang luas dan sumber daya maritim yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat serta perekonomian nasional.

Peringatan ini dapat menjadi pengingat mengenai pentingnya menjaga laut, mengembangkan potensi kelautan secara berkelanjutan, serta memperkuat sektor-sektor yang berkaitan dengan maritim.

Potensi tersebut mencakup perikanan, transportasi laut, perdagangan, pelabuhan, industri perkapalan, pariwisata bahari, energi, hingga pengelolaan sumber daya laut.

Momentum Hari Maritim Nasional juga relevan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem laut dari pencemaran, kerusakan lingkungan, penangkapan ikan secara ilegal, serta berbagai aktivitas yang dapat mengancam keberlanjutan sumber daya kelautan.

Bagi Indonesia, pembangunan sektor maritim tidak hanya berkaitan dengan aspek ekonomi. Laut juga memiliki posisi strategis dalam konektivitas antarpulau, pertahanan dan keamanan, serta hubungan Indonesia dengan negara-negara lain.

Hari Juang Polri

Selain Hari Maritim Nasional, 21 Agustus juga diperingati sebagai Hari Juang Polri.

Hari Juang Polri ditetapkan setiap tanggal 21 Agustus oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melalui Keputusan Kapolri Nomor KEP/95/I/2024 pada Januari 2024. Tanggal ini merujuk pada peristiwa Proklamasi Polisi Istimewa oleh Inspektur Polisi I Muhammad Jasin di Surabaya pada 21 Agustus 1945.

Peringatan ini menjadi momentum untuk mengenang sejarah perjuangan anggota kepolisian dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Semangat perjuangan tersebut menjadi bagian dari perjalanan institusi kepolisian sejak masa perjuangan kemerdekaan.

Hari Juang Polri juga dapat dimaknai sebagai pengingat mengenai pengabdian anggota kepolisian kepada negara dan masyarakat. Nilai perjuangan, pengorbanan, keberanian, serta kesetiaan kepada bangsa menjadi bagian penting yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Peringatan Hari Juang Polri sekaligus menjadi kesempatan untuk merefleksikan peran kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, penegakan hukum, serta memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

Apresiasi untuk Muhammad Ibnu Idris

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
spot_img

Infografis Lainnya