Daftar Kepala Daerah yang Diciduk KPK Makin Panjang, Kini Giliran Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

0 Shares

Tak lama kemudian, Bupati Sukoharjo Etik Suryani juga ditangkap dalam perkara dugaan pemerasan terhadap organisasi perangkat daerah (OPD).

Selanjutnya, pada 20 Juli 2026, giliran Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini yang diamankan KPK terkait dugaan penerimaan dalam proyek-proyek pemerintah daerah.

Kini, daftar tersebut kembali bertambah dengan masuknya nama Bupati Pemalang Anom Widiyantoro sebagai kepala daerah ke-12 yang terjaring OTT sepanjang tahun ini.

Dari seluruh kepala daerah yang terjerat OTT sepanjang 2026, Jawa Tengah menjadi provinsi dengan jumlah kasus terbanyak.

Empat kepala daerah dari provinsi tersebut telah diamankan KPK, yakni Bupati Pati Sudewo, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, serta Bupati Sukoharjo Etik Suryani.

Dengan masuknya Anom Widiyantoro dari Kabupaten Pemalang, perhatian terhadap praktik tata kelola pemerintahan di Jawa Tengah pun semakin menguat.

- Advertisement -

Fenomena tersebut memunculkan pertanyaan publik mengenai efektivitas pengawasan internal pemerintah daerah, transparansi pengelolaan anggaran, hingga integritas penyelenggara pemerintahan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo sebelumnya menjelaskan bahwa tingginya biaya politik masih menjadi salah satu faktor yang kerap ditemukan dalam berbagai perkara korupsi kepala daerah.

Menurutnya, kebutuhan biaya yang besar saat mengikuti pemilu maupun pemilihan kepala daerah sering kali menjadi pemicu munculnya praktik korupsi ketika pejabat telah menjabat.

Namun demikian, Budi menegaskan bahwa tingginya biaya politik bukan satu-satunya penyebab korupsi.

Integritas individu serta lemahnya sistem pengawasan juga menjadi faktor yang membuka peluang terjadinya penyimpangan.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta seluruh kepala daerah melakukan evaluasi dan introspeksi agar tidak terjerumus dalam tindak pidana korupsi.

Ia mengaku prihatin karena pemerintah telah melakukan berbagai langkah pencegahan, mulai dari pembekalan kepala daerah, retret kepemimpinan, hingga penguatan sistem pengelolaan keuangan yang lebih transparan.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang.Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Gesha Yuliani Nattasya
Ronald Steven
Gesha Yuliani Nattasya, Ronald Steven
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU