Timnas Basket 3×3 Indonesia Petik Pengalaman Berharga di FIBA 3×3 Challenger

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Timnas Basket 3×3 Indonesia baru saja melakoni ajang FIBA 3×3 Challanger. Skuad Garuda pun memetik pengalaman berharga usai menatap kejuaraan tersebut.

Pada kejuaraan yang berlangsung di Alun-Alun Engku Putri, Batam, pada 25-26 Juli 2026, tiga tim Indonesia ambil bagian. Mereka adalah Tim Balige, Waisai, dan Ambon. Tim Ambon diperkuat pemain profesional. Sementara Tim Balige dan Waisai diperkuat pemain timnas proyeksi Asian Games 2026.

Regulasi di Asian Games 2026, hanya pemain berusia U23 tahun yang boleh bertanding. Karena itu, di ajang ini Tim Balige dan Waisai diisi pemain U23. Mereka bersaing melawan pemain yang lebih senior dengan label dunia.

Misal, Tim Ub asal Serbia yang menjadi lawan Tim Waisai merupakan peringkat pertama dunia basket 3×3. Kemudian Tim Miami yang dihadapi Tim Balige merupakan tim papan atas dunia juga. Demikian juga dengan Liberec dan Kaunas yang menjadi lawan mereka di pertandingan kedua.

Melawan pemain dengan label dunia, disyukuri oleh salah satu penggawa Tim Waisai, Justin Jaya Wiyanto. Menurutnya, pertemuan dengan tim kelas dunia memberikan pengalaman berharga dalam perjalanan persiapan Timnas Basket 3×3 Putra menuju Asian Games 2026.

“Pengalamannya sih luar biasa banget ya, karena kita bertanding melawan orang-orang yang pada dasarnya tim nomor 1 dan 2 dunia, seperti Ub dan Miami. Jujur saya merasa sangat terhormat bisa melawan mereka. Dan itu pun benar-benar memberikan banyak pengalaman baru serta banyak banget hal yang bisa saya pelajari dari kompetisi ini,” terang Justin, sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com.

“Saya berharap, setiap tahun rutin ya ada kegiatan seperti ini, supaya teman-teman basket yang lain juga bisa merasakan seperti apa rasanya melawan tim nomor 1 dan nomor 2 dunia. Soal hasil akhir, tentu sudah kita duga karena kita tahu level kita, dan sekarang kita jadi tahu seberapa jauh jarak (gap)-nya, dan kita harus bisa mengejar jarak itu,” lanjutnya.

Pelatih Tim Ambon Edo menambahkan bahwa hadirnya pertandingan level Challenger menjadi modal berharga bagi pemain Indonesia. Mereka bisa mengukur kemampuan untuk memetakan perkembangan basket 3×3.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Achmad Husin Alifiah
Achmad Husin Alifiah
Tim Redaksi :
Apresiasi untuk Achmad Husin Alifiah

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

BACA LAINNYA