HOLOPIS.COM, JAKARTA – Ketika berbicara soal perawatan kulit, banyak pria masih menganggap sunscreen atau tabir surya hanya diperlukan oleh perempuan. Padahal, paparan sinar matahari dapat merusak kulit siapa saja tanpa memandang jenis kelamin.
Para ahli dermatologi bahkan menyebut sunscreen sebagai produk perawatan kulit paling penting yang seharusnya digunakan setiap hari. Sayangnya, masih banyak pria yang hanya memakai sunscreen saat berlibur ke pantai atau beraktivitas di luar ruangan dalam waktu lama.
1. Paparan Sinar Matahari Bisa Mempercepat Penuaan Kulit
Sinar ultraviolet (UV) dari matahari dapat menembus lapisan kulit dan menyebabkan berbagai kerusakan yang tidak selalu terlihat secara langsung.
Paparan sinar UV secara terus-menerus dapat mempercepat munculnya tanda-tanda penuaan seperti kerutan, garis halus, kulit kusam, hingga flek hitam. Kondisi ini dikenal sebagai photoaging atau penuaan akibat sinar matahari.
Banyak pria mengira kulit mereka lebih kuat sehingga tidak memerlukan perlindungan tambahan. Padahal, meski kulit pria cenderung lebih tebal dibandingkan perempuan, kerusakan akibat sinar UV tetap dapat terjadi.
Risiko tersebut semakin tinggi bagi pria yang sering berkendara motor, bekerja di lapangan, berolahraga di luar ruangan, atau menghabiskan banyak waktu di bawah sinar matahari.
2. Tidak Hanya Soal Penampilan
Manfaat sunscreen bukan sekadar menjaga kulit tetap cerah atau mencegah flek hitam. Penggunaan sunscreen secara rutin juga dapat membantu menurunkan risiko kanker kulit yang disebabkan oleh paparan sinar ultraviolet berlebihan.
Kerusakan kulit akibat sinar matahari biasanya terjadi secara perlahan dan terakumulasi selama bertahun-tahun. Karena itu, seseorang sering kali baru menyadari dampaknya ketika kerutan, noda hitam, atau masalah kulit lainnya mulai muncul.
Selain itu, paparan sinar UV juga dapat memperparah berbagai masalah kulit seperti kemerahan, iritasi, hingga hiperpigmentasi setelah jerawat.
3. Bagaimana Memilih Sunscreen untuk Pria?
Banyak pria enggan menggunakan sunscreen karena khawatir terasa lengket atau membuat wajah berminyak. Padahal saat ini sudah banyak produk yang dirancang khusus dengan tekstur ringan dan cepat menyerap.
Untuk penggunaan sehari-hari, pilih sunscreen dengan SPF minimal 30 dan perlindungan broad spectrum yang mampu melindungi kulit dari sinar UVA maupun UVB.
Jika memiliki kulit berminyak, pilih produk berlabel oil free atau non-comedogenic agar tidak mudah menyumbat pori-pori. Sementara bagi yang sering beraktivitas di luar ruangan, sunscreen tahan air (water resistant) bisa menjadi pilihan yang lebih praktis.
4. Jangan Hanya Dipakai Saat Cuaca Cerah
Salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan adalah hanya memakai sunscreen ketika matahari terasa terik. Padahal sinar ultraviolet tetap dapat mencapai kulit meski cuaca mendung atau berada di dalam kendaraan.
Karena itu, para ahli menyarankan penggunaan sunscreen setiap hari sebagai bagian dari rutinitas perawatan kulit, sama pentingnya dengan mencuci wajah dan menggunakan pelembap.
Kulit yang terlindungi dari paparan sinar matahari berlebihan cenderung lebih sehat dan terjaga kondisinya dalam jangka panjang, sekaligus mengurangi risiko berbagai masalah kulit akibat sinar UV.


