Donald Trump Pede Enggak Langgar Gencatan Senjata dengan Iran

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim tidak pernah melanggar gencatan senjata antara AS dengan Iran.

Hal ini disampaikan Donald Trump pada Senin (5/5) menyusul laporan serangan Iran terhadap kapal-kapal komersial di dekat Selat Hormuz dan infrastruktur minyak di Uni Emirat Arab (UEA).

“(Serangan itu) bukan serangan besar,” kata Donald Trump dalam pernyataannya yang dikutip Holopis.com.

“Kapal-kapal sedang bergerak. Anda tahu, kami menggerakkan beberapa kapal semalam kapal-kapal besar. Tidak ada serangan. Saya rasa baru-baru ini memang ada beberapa insiden. Saya sedang mencari tahu,” sambungnya.

Donald Trump kemudian juga bersikeras bahwa dirinya tidak merasa melanggar perjanjian gencatan senjata tersebut.

“Saya akan memberi tahu Anda, seperti saya akan memberi tahu semua orang. Kami baru mendengar soal ini, dan kami akan mencari tahu. Hal yang seharusnya terjadi adalah Korea Selatan harus dilibatkan,” ujarnya.

- Advertisement -

“Kapal yang terkena serangan itu merupakan milik Korea Selatan. Dan, menurut saya, jika Anda memiliki kapal yang terkena serangan, Anda harus segera mengirim sejumlah orang,” tambahnya.

Saat ditanya perihal serangan terhadap UEA, Trump menyampaikan rudal dan drone dari Iran.

“Sebagian besar telah ditembak jatuh. Satu berhasil lolos. Kerusakan tidak terlalu parah,” ujarnya.

Sebelumnya pada Senin, Iran dilaporkan menembaki sebuah kapal Korea Selatan di dekat Selat Hormuz dan meluncurkan rudal dan drone ke UEA.

Brad Cooper, pimpinan Komando Pusat (Central Command/CENTCOM) AS menuturkan bahwa pasukan AS telah menenggelamkan enam kapal kecil milik Iran yang menargetkan kapal-kapal sipil di Selat Hormuz serta mencegat beberapa rudal dan drone Iran.

Iran kemudian menolak klaim militer AS yang menyatakan bahwa AS telah menenggelamkan beberapa kapal milik Iran, lapor kantor berita semiresmi Iran, Tasnim.

Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan gabungan ke Teheran dan kota-kota lainnya di Iran, yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran saat itu Ali Khamenei, sejumlah komandan senior, serta warga sipil.

Iran kemudian merespons dengan gelombang serangan rudal dan drone yang menyasar Israel serta target-target milik AS di seluruh kawasan Timur Tengah, dan memperketat kontrol atas Selat Hormuz.

Gencatan senjata mulai diberlakukan pada 8 April, disusul sejumlah perundingan antara delegasi Iran dan AS di Islamabad yang berakhir tanpa kesepakatan.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronald Steven
Ronald Steven
Tim Redaksi :
Apresiasi untuk Ronald Steven

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

Berita Lainnya

YANG BARU