KRL vs Argo Bromo Anggrek: 3 Korban Masih Terjepit Pagi Ini

3 Shares

HOLOPIS.COM, BEKASI – Tim SAR gabungan terus bekerja tanpa henti untuk menyelamatkan korban kecelakaan antara KRL dan kereta jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur. Hingga Selasa (28/4/2026) pagi sekitar pukul 05.53 WIB, sebanyak tiga penumpang masih terjepit di dalam rangkaian gerbong.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii menyampaikan bahwa proses evakuasi dilakukan dengan metode khusus menggunakan peralatan ekstrikasi berat. Petugas harus memotong bagian rangkaian KRL yang menjepit tubuh korban.

- Advertisement -

Kami melibatkan personel yang memiliki kemampuan khusus ekstrikasi. Proses evakuasi berjalan simultan dengan penanganan medis di lokasi agar kondisi fisik korban yang masih terhimpit tetap stabil selama proses penyelamatan,” katanya dalam keterangan yang dikutip Holopis.com.

Proses penyelamatan berlangsung sangat hati-hati karena kondisi gerbong yang sempit. Bahkan, sebagian kepala kereta KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan masuk ke dalam rangkaian KRL, sehingga mempersempit ruang gerak petugas.

- Advertisement -

Situasi ini membuat jumlah personel yang bisa masuk ke dalam gerbong sangat terbatas. Maksimal hanya sekitar 25 orang, termasuk tenaga medis, yang dapat bekerja secara bersamaan di dalam lokasi sempit tersebut.

“Yang pasti kita bekerja non-stop tidak ada jeda. Personel yang akan kita ganti dari luar masuk ke dalam gerbong, kemudian di dalam kita bergantian. Dan tentunya yang kita libatkan adalah personel-personel yang memang memiliki kemampuan untuk ekstriksasi. Itu yang utama,” ujarnya.

Insiden tragis ini terjadi pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 20.55 WIB. Kecelakaan melibatkan KA Argo Bromo Anggrek rute Gambir–Surabaya Pasar Turi dengan rangkaian KRL di Bekasi Timur.

Berdasarkan laporan awal tim SAR, terdapat tujuh penumpang yang terjepit di gerbong nomor 8, yang merupakan gerbong khusus wanita. Hingga pagi hari, empat korban berhasil dievakuasi, sementara tiga lainnya masih dalam proses penyelamatan.

Evakuasi yang berlangsung dramatis ini terus menjadi perhatian publik, mengingat kondisi korban yang masih terhimpit dan membutuhkan penanganan cepat sekaligus hati-hati.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
3 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

Berita Terbaru