HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kebangkitan Persija Jakarta akhirnya benar-benar terasa. Dalam tekanan usai tiga laga tanpa kemenangan, Macan Kemayoran tampil on fire dan tanpa kompromi saat menghajar Persebaya Surabaya 3-0 di SUGBK, Sabtu (12/4), malam.
Sejak menit awal, tim racikan Mauricio Souza langsung mengunci permainan. Tekanan tinggi membuat Persebaya nyaris tak punya ruang bernapas.
Dominasi itu berbuah penalti di menit ke-16 setelah Eksel Runtukahu dijatuhkan. Winger asal Brasil, Allano Lima sukses mengeksekusi titik putih dengan tenang: 1-0.
Memasuki babak kedua, Persija tak menurunkan intensitas. Eksel menjadi pusat ledakan.
Sepakan melengkungnya di menit ke-54 menggandakan keunggulan, sebelum kembali menghukum Persebaya di menit ke-76 lewat penyelesaian dingin memanfaatkan umpan Allano.
Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin. Ini adalah deklarasi kebangkitan. Persija memang tetap di posisi ketiga dengan 55 poin, namun jarak ke puncak yang ditempati Persib Bandung kini semakin terpangkas.
Berikut Fakta Persija Usai Gulung Persebaya:
1. Bangkit dari Tren Buruk
Persija akhirnya memutus tren tiga laga tanpa kemenangan dengan performa meyakinkan. Tampil di depan The Jak Mania, Rizky Ridho Cs menyuguhkan permainan yang beda dan ngotot.
2. Eksel Jadi Pembeda
Dua gol Eksel Runtukahu menunjukkan perannya sebagai finisher utama tim di lini depan. Penyerang 27 tahun itu tampil moncer dengan mencetak gol brace di babak kedua.
3. Allano Komplet
Satu gol penalti dan satu assist membuktikan kontribusi krusial Allano dalam serangan. Allano jadi nyawa permainan Persija.
4. Dominasi Total Laga
Persija mengontrol permainan sejak awal, membuat Persebaya minim peluang. Tim Macan Kemayoran menguasai ritme permainan dengan sederet peluang.
5. Tekanan ke Puncak Klasemen
Selisih poin dengan Persib tak jauh berbeda. Persija masih punya peluang dalam perebutan gelar Super League.

