HOLOPIS.COM, JAKARTA – Serpihan dari rudal Iran yang berhasil dicegat dilaporkan menghantam kilang minyak terbesar Israel di Haifa, wilayah utara negara tersebut, pada Kamis (19/3). Insiden ini menyebabkan kerusakan di area kompleks kilang.
Media Israel melaporkan bahwa dampak serangan tidak menimbulkan kebocoran bahan berbahaya. Namun, satu orang dilaporkan mengalami gangguan pernapasan akibat menghirup asap. Selain itu, sejumlah kendaraan di dalam kompleks kilang juga dilaporkan terbakar akibat insiden tersebut.
Stasiun televisi Kan TV News menyebut situasi di lokasi tetap terkendali meski terjadi kerusakan fisik. Sementara itu, Channel 12 News melaporkan adanya pemadaman listrik yang terjadi setelah kejadian tersebut. Menanggapi insiden ini, Menteri Energi dan Infrastruktur Israel Eli Cohen menyatakan bahwa dampak terhadap infrastruktur tidak bersifat besar.
“Tidak ada kerusakan signifikan pada situs-situs infrastruktur di Israel,” kata Cohen dalam pernyataannya, dikutip Holopis.com, Jum’at (20/3).
Ia juga menambahkan bahwa gangguan pada jaringan listrik di wilayah utara hanya bersifat terbatas. Tim teknis saat ini sedang melakukan upaya pemulihan untuk mengembalikan pasokan listrik.
Seperti diberitakan Holopis.com sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa Iran telah kehilangan kemampuan untuk melakukan pengayaan uranium dan memproduksi rudal, menyusul serangan gabungan yang dilakukan Israel dan Amerika Serikat.
Netanyahu juga menegaskan bahwa operasi militer akan terus berlangsung sesuai kebutuhan, seraya menyebut konflik tersebut akan berakhir lebih cepat dari yang diperkirakan.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...