HOLOPIS.COM, JAKARTA – Di sejumlah wilayah pedalaman Jawa Timur, masyarakat masih mengenal berbagai cerita tentang praktik ilmu hitam yang dipercaya dapat mencelakai seseorang dari jarak jauh.
Salah satu yang paling sering disebut dalam kisah-kisah mistis adalah santet Susuk Konde, sebuah bentuk santet yang konon digunakan untuk menyerang tubuh korban secara perlahan dari dalam.
Menurut cerita yang beredar, santet jenis ini tidak bekerja dengan cara yang langsung terlihat. Efeknya biasanya muncul secara bertahap, dimulai dari keluhan kesehatan yang aneh dan sulit dijelaskan.
Korban sering mengalami sakit yang berkepanjangan, tubuh terasa lemah, atau muncul rasa nyeri di bagian tertentu tanpa penyebab yang jelas. Kondisi tersebut membuat banyak orang percaya bahwa serangan santet Susuk Konde dirancang untuk merusak kondisi fisik korban secara perlahan hingga menimbulkan penyakit misterius.
Hal yang membuat santet Susuk Konde sering menjadi bahan perbincangan adalah tanda-tanda fisik yang dianggap tidak biasa.
Dalam berbagai kisah yang beredar di masyarakat, korban dikabarkan dapat mengeluarkan atau ditemukan memiliki benda-benda tajam di dalam tubuhnya. Benda tersebut disebut-sebut bisa berupa paku kecil, potongan kawat, serpihan besi, hingga silet.
Cerita yang paling sering membuat orang merinding adalah ketika benda-benda tersebut konon terlihat melalui pemeriksaan medis, seperti foto rontgen.
Dalam beberapa kisah, gambar rontgen menunjukkan adanya benda asing yang menyerupai logam di dalam tubuh pasien, meskipun sebelumnya tidak pernah ada riwayat tertelan atau luka yang menjelaskan keberadaan benda tersebut. Karena itulah, santet Susuk Konde sering menjadi topik yang berada di antara perbincangan medis dan kepercayaan spiritual.
Bagi masyarakat yang masih memegang kuat tradisi lokal, kejadian-kejadian semacam ini tidak selalu dianggap murni sebagai masalah kesehatan.
Banyak yang meyakini bahwa fenomena tersebut berkaitan dengan serangan ilmu hitam yang dikirim oleh seseorang dengan tujuan mencelakai korban. Biasanya santet dipercaya digunakan karena motif dendam, iri hati, atau konflik pribadi yang tidak terselesaikan.

