HOLOPIS.COM, JAKARTA – Penyanyi Raisa mengungkap konsep di balik konser terbarunya yang mengusung tema “Love & Let Go” di Jakarta Convention Center pada 6-7 Juni 2026 mendatang. Menurutnya, tema tersebut sangat dekat dengan fase kehidupan yang sedang ia jalani saat ini.
“Tema Love & Let Go sangat merepresentasikan fase hidup yang sedang aku rasakan sekarang. Ini tentang perjalanan mencintai sesuatu dengan sepenuh hati, tapi juga belajar untuk melepaskan,” ungkap Raisa dalam acara Raisa Live in Concert Love & Let Go, Kamis (5/3).
Ia menjelaskan, ide tersebut juga berkaitan dengan cara seseorang memaknai musik dalam kehidupan sehari-hari. Raisa mengibaratkan kehidupan seperti sebuah film, sementara lagu-lagu yang didengarkan menjadi musik latarnya.
“Mungkin kita nggak bayangin kalau misalkan kehidupan kita adalah sebuah film. Lagu-lagu yang kita dengarkan itu adalah soundtrack-nya,” kata Raisa.
Menurutnya, setiap emosi yang dirasakan seseorang, baik saat jatuh cinta, marah, maupun patah hati, seakan memiliki musik latar tersendiri seperti dalam sebuah adegan film.
“Jadi kalau misalkan kita lagi sakit hati, jatuh cinta, lagi marah, lagi apa, itu pasti kayak kalau di film kan ada scoring-nya tuh. Setiap scene pasti ada yang beda-beda,” jelasnya.
Dari pemikiran tersebut, Raisa kemudian mengembangkan konsep bahwa lagu-lagunya bisa menjadi soundtrack bagi perjalanan hidup para pendengarnya.
“Jadi di Your Raisa lagu-lagu aku jadi soundtrack di kehidupan mereka. Itu ide awalnya,” ujar Raisa.
Ia menambahkan, konsep konser juga terinspirasi dari pengalaman menonton film yang diiringi musik langsung oleh orkestra.
“Jadi akhir-akhirnya kita juga banyak kan ngelihat kayak kita nonton film tapi scoring-nya tuh live dengan orchestra,” katanya.
Melalui konsep tersebut, Raisa ingin menghadirkan pertunjukan yang tidak hanya megah, tetapi juga memiliki sentuhan emosional yang kuat bagi para penonton.
“Konser ini akan sangat personal tapi juga grande. Ada dua sisi dari diriku yang akan hadir di panggung. Harapannya, setiap orang yang datang bisa merasakan emosi yang berbeda-beda sepanjang pertunjukan,” ujar Raisa.


