HOLOPIS.COM, JAKARTA – All England Open 2026 Super 1000 jadi panggung debut bagi para pebulutangkis muda Indonesia, bahkan sukses mencapai babak perempat final.
Perlu diketahui bersama, All England Open 2026 kini memasuki babak perempat final. Indonesia sendiri berhasil meloloskan enam wakilnya ke fase tersebut.
Dari enam wakil yang melaju ke tahap itu, beberapa diantaranya merupakan pebulutangkis muda yang debut di All England, seperti; Alwi Farhan dari tunggal putra hingga Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dari sektor ganda putra.
Alwi Farhan bahkan berhasil membuat kejutan di 16 besar kemarin, dimana ia berhasil menumbangkan pebulutangkos top dunia asal China Taipei, Chou Tien Chen dengan skor 21-13/21-19.
Di sisi lain, pasangan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin mampu mencapai perempat final setelah menumbangkan seniornya, yaitu Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di 16 besar dengan skor 21-8/14-21/16-21.
Terkait performa pemain muda Indonesia, Wakil ketua Umum 1 PP PBSI sekaligus Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat mengapresiasi perjuangan mereka di All England Open 2026.
“Kami tentu mengapresiasi penampilan enam atlet muda Indonesia yang berhasil tampil sangat baik di babak 16 besar All England 2026. Mereka menunjukkan keberanian, semangat bertanding, dan kualitas permainan yang membuat kita optimistis dengan masa depan bulutangkis Indonesia,” ucap Taufik, sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com.
“Bermain di turnamen sebesar All England bukan hal yang mudah, apalagi bagi pemain muda, tetapi mereka mampu menunjukkan bahwa mereka bisa bersaing di level tertinggi,” sambungnya.
“Memasuki babak perempat final tentu tantangannya akan semakin berat karena lawan yang dihadapi memiliki ranking dan pengalaman yang lebih tinggi,” tukasnya.
Lebih lanjut, Taufik berharap badminton Indonesia tak gentar menghadapi rintangan sulit di babak perempat final.
“Saya ingin mereka tidak merasa gentar atau terbebani dengan hal tersebut. Justru ini adalah kesempatan yang sangat baik untuk menguji diri, mengukur kemampuan, sekaligus menambah pengalaman berharga di level dunia,” ujarnya lagi.
“Pesan saya kepada mereka adalah tetap percaya diri, bermain dengan berani, dan menikmati setiap pertandingan. Jangan terlalu memikirkan siapa lawannya atau ranking yang dimiliki. Fokus saja pada permainan sendiri, keluarkan kemampuan terbaik, dan tunjukkan semangat juang di lapangan. Dengan mental seperti itu, saya yakin mereka bisa memberikan perlawanan terbaik dan terus berkembang ke depannya,” imbuhnya.


