MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Legenda Gua Lalay di Majalengka, Dipercaya Ada Ular Berkepala Manusia

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Gua Lalay, yang terletak di Desa Sukadana, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, dikenal sebagai salah satu destinasi alam dengan keindahan layaknya “Green Canyon”. Tebing-tebing batu yang hijau serta sungai yang mengalir di dalamnya membuat lokasi ini menarik banyak wisatawan. Selain itu, gua ini juga memiliki air terjun kecil yang disebut air terjun pelangi karena efek warna-warninya saat sinar matahari terpantul di airnya.

Di balik pesona alamnya, terdapat legenda yang berkembang di kalangan masyarakat sekitar. Cerita turun-temurun ini melibatkan sosok makhluk gaib yang diyakini menjadi penunggu gua tersebut.

- Advertisement -

Mitos Penunggu Oray Lalaki, Siluman Ular Berkepala Manusia

Masyarakat setempat meyakini bahwa Gua Lalay memiliki penunggu berupa ular siluman yang disebut Oray Lalaki atau yang dalam bahasa Sunda berarti ular laki-laki. Makhluk ini digambarkan sebagai ular berkepala manusia dengan tubuh berukuran besar dan tidak wajar, berbeda dari ular biasa.

Menurut legenda, ular berkepala manusia ini dulunya menghuni wilayah yang sekarang menjadi Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC). Karena sering mengganggu warga di sekitar kawasan tersebut, konon makhluk ini kemudian dipindahkan dan menempati Gua Lalay. Cerita ini berkembang dari pengalaman tetua masyarakat dan menjadi bagian dari tradisi lisan di daerah itu.

- Advertisement -

Dalam beberapa versi cerita rakyat, Oray Lalaki tidak hanya sekadar ada di gua, tetapi juga disebut sering memakan korban. Mitos seperti ini dikaitkan dengan kejadian-kejadian aneh atau yang terjadi di sekitar gua, terutama bagi mereka yang tidak menghormati tempat tersebut. Kepercayaan akan keberadaan makhluk itu juga menjadi semacam peringatan agar pengunjung lebih berhati-hati dan menghargai alam serta legenda lokal yang ada.

Meskipun legenda ular berkepala manusia ini terdengar menakutkan, hal tersebut tidak menghentikan orang untuk berkunjung ke Gua Lalay. Banyak wisatawan tetap datang untuk menikmati keindahan alamnya, termasuk arsitektur tebing batu dan air terjun yang unik.
Kepercayaan tentang Oray Lalaki justru menjadi bagian dari pengalaman budaya yang menarik, sebuah cerita yang menunjukkan bagaimana mitos dan alam dapat hidup berdampingan dalam tradisi lokal.

Legenda ini merupakan bagian dari cerita rakyat yang diwariskan secara lisan di komunitas sekitar Majalengka. Terlepas dari apakah kisahnya benar atau hanya mitos belaka, kisah tentang Orang Lalaki justru memperkaya pengalaman saat mengunjungi tempat wisata alam tersebut.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru