HOLOPIS.COM, JAKARTA – Program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) kembali dibuka tahun 2026 dan langsung diserbu ratusan ribu pendaftar. Beasiswa ini menjadi salah satu bantuan pendidikan paling diminati karena membiayai kuliah mahasiswa hingga lulus.
Berdasarkan data Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi per 18 Februari 2026, jumlah pendaftar telah mencapai 531.421 orang. Dari angka tersebut, 291.143 peserta sudah melengkapi berkas melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Menariknya, pendaftar didominasi perempuan sebanyak 71,5 persen, sedangkan laki-laki 28,5 persen.
Kuota, Anggaran Syarat dan Cara Daftar KIP Kuliah 2026
Tahun ini, kuota KIP Kuliah mencapai 1.047.221 mahasiswa dengan total anggaran Rp15.323.650.458.000 atau Rp15,32 triliun. Anggaran ini terus meningkat setiap tahun.
Sebagai perbandingan, anggaran KIP pada 2020 sebesar Rp6,5 triliun dan terus naik hingga menembus Rp15,32 triliun pada 2026. Kenaikan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu.
Syarat Penerima KIP Kuliah 2026
Berikut syarat utama penerima KIP Kuliah:
- Siswa lulusan 2024, 2025, atau yang akan lulus 2026
- Lulus seleksi masuk PTN atau PTS
- Memiliki potensi akademik baik namun berasal dari keluarga kurang mampu
- Kondisi ekonomi dibuktikan dengan salah satu kriteria berikut:
- Pemegang KIP
- Terdata dalam DTSEN maksimal desil 4
- Berasal dari panti sosial/panti asuhan
- Pendapatan orang tua di bawah UMP domisili
Cara Daftar KIP Kuliah 2026
Pendaftaran dibuka mulai 3 Februari hingga 31 Oktober 2026, menyesuaikan jalur seleksi. Berikut langkahnya:
- Buat akun di laman resmi kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id
- Masukkan NIK, NISN, NPSN, dan email aktif
- Login sebagai siswa
- Isi nomor pendaftaran dan kode akses
- Lengkapi data diri dan pilih jalur seleksi
- Unggah dokumen yang diminta
- Jika lolos, kampus akan memverifikasi dan mengusulkan ke kementerian
Program ini menjadi peluang besar bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terbebani biaya.

