HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pakistan melancarkan serangkaian serangan udara terhadap sejumlah fasilitas Taliban di wilayah Afghanistan pada Jumat (27/2) pagi waktu setempat. Serangan tersebut dilaporkan menghantam beberapa target, termasuk gudang amunisi di Provinsi Nangarhar.
Sumber keamanan menyebut operasi itu merupakan bagian dari Operasi Ghazab Lil Haq yang dilakukan setelah terjadi serangan terhadap pos-pos Pakistan di perbatasan pada Kamis (26/2) malam.
“Satu gudang amunisi utama, tiga batalion Afghanistan, dan markas sektor hancur total,” kata sumber tersebut, dikutip Holopis.com, Jum’at (27/2).
Ia menambahkan lebih dari 36 tank, meriam artileri, serta kendaraan tempur lapis baja turut hancur dalam serangan tersebut.
Juru bicara Perdana Menteri Pakistan, Mosharraf Zaidi, menyatakan sebanyak 72 militan Afghanistan tewas dan lebih dari 120 orang mengalami luka-luka. Ia juga menyebut 16 pos hancur dan tujuh pos Afghanistan berhasil direbut dalam serangan balasan pasukan Pakistan.
Sebelumnya, Menteri Informasi dan Penyiaran Pakistan Attaullah Tarar mengatakan sedikitnya dua tentara Pakistan tewas dan tiga lainnya terluka setelah tembakan dari pihak Taliban Afghanistan mengenai pos-pos Pakistan di sepanjang wilayah perbatasan.
Tarar menegaskan pasukan keamanan segera melakukan serangan balasan dan menyatakan Pakistan akan mengambil langkah yang diperlukan untuk menjaga integritas wilayah serta melindungi warganya.
Di sisi lain, sumber setempat melaporkan sedikitnya satu perempuan tewas dan lima orang lainnya terluka setelah mortir yang ditembakkan dari arah Afghanistan menghantam kawasan permukiman di daerah Lagharai, Distrik Bajaur, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan barat laut.

