HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pola tidur saat puasa menjadi faktor penting yang sering kali terabaikan. Selama bulan Ramadan, banyak perubahan terjadi pada tubuh, mulai dari pola makan, metabolisme, hingga ritme sirkadian atau jam biologis yang mengatur waktu tidur.
Jika tidak dikelola dengan baik, perubahan pola tidur ini dapat berdampak pada kesehatan dan menurunkan produktivitas harian.
Agar tubuh tetap fit dan terhindar dari efek kurang tidur saat puasa, kamu perlu melakukan beberapa penyesuaian. Idealnya, orang dewasa membutuhkan waktu tidur sekitar 6–8 jam per hari.
Berikut beberapa tips pola tidur sehat saat puasa yang bisa Sobat Holopis terapkan :
Tidur Setelah Sahur dengan Cara yang Tepat
Banyak orang merasa mengantuk setelah sahur dan ingin langsung kembali tidur. Meski tidur setelah makan sahur sering dianggap kurang baik, bukan berarti hal ini sepenuhnya dilarang.
Agar tetap aman, usahakan memberi jeda sekitar 1–2 jam setelah makan sahur sebelum kembali tidur. Waktu ini penting agar tubuh memiliki kesempatan mencerna makanan dengan baik.
Setelah itu, kamu masih bisa memanfaatkan waktu untuk tidur singkat sebelum memulai aktivitas pagi.
Dengan cara ini, kamu tetap bisa menambah durasi istirahat tanpa mengganggu kesehatan pencernaan.
Manfaatkan Waktu Luang untuk Power Nap (Tidur Siang Singkat)
Selama puasa, waktu istirahat siang yang biasanya digunakan untuk makan dapat dialihkan menjadi waktu tidur singkat. Tidur siang selama 20–30 menit (power nap) sudah cukup untuk mengembalikan energi dan meningkatkan fokus.
Tidur Lebih Awal agar Durasi Istirahat Terpenuhi
Salah satu cara menjaga pola tidur saat puasa adalah dengan memajukan jam tidur. Jika biasanya kamu tidur pukul 23.00 atau 24.00, cobalah mulai tidur sebelum pukul 22.00 selama bulan puasa.
Gunakan waktu setelah berbuka dan melaksanakan ibadah Tarawih untuk bersiap tidur, seperti mandi, merapikan kamar, atau menyiapkan kebutuhan sahur.
Selain itu, hindari penggunaan gadget atau perangkat elektronik menjelang tidur karena dapat menghambat produksi hormon melatonin yang membantu kamu terlelap. Tidur lebih awal sangat penting agar waktu istirahat tidak berkurang drastis akibat bangun sahur.

