HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bekas pemain Chelsea John Obi Mikel menilai bahwa The Blues mengalami kemunduran sejak ditangani Liam Rosenior. Mikel juga mengkritisi kebijakan Chelsea yang memecat Enzo Maresca.
Seperti yang telah diketahui bersama, Enzo Maresca dipecat dari kursi pelatih utama usai diduga ada perseteruan dengan pihak direksi klub. Padahal, Maresca berhasil membawa Chelsea kembali ke papan atas liga dan sukses mempersembahkan trofi UEFA Conference League hingga Piala Dunia Antarklub.
Liam Rosenior lantas ditunjuk sebagai penggantinya. Sempat menimbulkan pro dan kontra, karena pengalamannya yang kurang sip di dunia kepelatihan, tapi performa The Blues cukup baik di bawahnya dengan hanya mendapat dua kekalahan dalam 12 pertandingan yang dilalui.
Gelombang protes kemudian mencuat seiring dengan dua hasil imbang yang diderita Chelsea ketika melawan Leeds United dan Burnley, sebab hasil kemenangan menjadi penting karena sedang dalam perlombaan finis di zona Liga Champions.
Akibat dari itu juga, Chelsea terlempar ke peringkat 5 klasemen Liga Inggris saat ini, tertinggal tiga poin dari Manchester United di posisi 4.
Salah satu kritik dilontarkan Mikel, ia di samping itu juga menyesalkan keputusan klub memecat Enzo Maresca.
“Kami tadinya memiliki Enzo Maresca. Seperti yang pernah saya bilang, saya rasa memecat dia itu adalah keputusan yang sangat salah. Maksud saya, itu konyol,” ucap Mikel, seperti dikutip Holopis.com.
“Yah, seorang manajer yang memenangkan kami Piala Dunia Antarklub, memenangkan kami Conference League, sebelumnya kami memiliki masalah tentang identitas cara bermain. Kami maju selangkah, dan kami telah mundur lima langkah,” katanya.
“Liam telah datang, dan dia telah memenangkan beberapa pertandingan, tapi ada sesuatu yang benar-benar hilang. Ada sesuatu yang tidak beres,” imbuhnya.

