HOLOPIS.COM, JAKARTA – Sebuah pengakuan penting dilontarkan mantan Presiden Barcelona Joan Laporta belum lama ini. Via acara Katalan Café d’Idees di 2 CAT yang kemudian dilansir Football Espana, pihaknya sempat berusaha memulangkan Lionel Messi ke Camp Nou.
Hanya saja gagal, karena Lionel Messi lebih memilih melanjutkan karier ke Amerika Serikat, menerima pinangan Inter Miami.
Lionel Messi meninggalkan Barcelona lewat perpisahan yang dramatis pada 2021. Ia akhirnya meninggalkan klub yang telah membesarkan namanya tersebut untuk selanjutnya membuka lembaran baru bersama raksasa Prancis, Paris Saint-Germain (PSG).
Kepergian La Pulga membuat seluruh penggemar kecewa juga marah. Maklum, Lionel Messi tak hanya sekadar bintang melainkan juga ikon tim berjuluk Blaugrana.
Bersama Lionel Messi, Barcelona memenangkan banyak gelar. Tak hanya digdaya di kompetisi domestik melainkan juga zona Eropa.
Pada 2023, Lionel Messi meninggalkan PSG. Fans berharap kapten Timnas Argentina yang juga pemenang Piala Dunia 2022 kembali ke Camp Nou. Akan tetapi, harapan tinggal harapan. Lionel Messi ternyata lebih memilih Inter Miami.
“Saat itu, sudah ada upaya pada 2023, tetapi Messi lebih memilih pergi ke Inter Miami karena berbagai alasan,” kata Laporta.
Menurut Laporta, keputusan Lionel Messi membuat manajemen kecewa. Tapi Laporta dan kawan-kawan tak bisa berbuat banyak karena keputusan sepenuhnya ada di tangan Lionel Messi.
“Ia membuat keputusan itu, yang sangat bisa dihormati,” ujar Laporta sembari menambahkan bahwa Lionel Messi telah memberikan banyak gelar kepada El Barca.
“Messi memberi banyak untuk Barca dan Barca memberi banyak untuk Messi,” pungkas Laporta.

