Rabu, 25 Feb 2026
BREAKING
Rabu, 25 Feb 2026
BAHASA
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Gandeng ASEAN Foundation, Wapres Dorong Santri dan Warga Pelosok Kuasai AI

1 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Melalui kolaborasi strategis antara Pemerintah Indonesia dan ASEAN Foundation, teknologi ini akan dibawa hingga ke pesantren dan daerah terpencil (remote areas) di seluruh penjuru tanah air.

Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming saat menerima audiensi ASEAN Foundation di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (25/02/2026).

- Advertisement -

Berbeda dengan pelatihan teknologi pada umumnya, program AI Ready ASEAN yang menjadi fokus dalam audiensi itu dirancang dengan pendekatan inklusif yang menyasar 5,5 juta individu di kawasan ASEAN, termasuk guru, pemuda, hingga orang tua.

Project Manager AI Ready ASEAN, Diera Gala Paksi menyatakan bahwa Wapres sangat antusias terhadap aspek inklusivitas program ini yang sejalan dengan visi Asta Cita pemerintah dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM).

- Advertisement -

“Bapak Wakil Presiden cukup antusias dengan adanya program ini, apalagi ini juga sejalan dengan Asta Cita pemerintah, khususnya pemberdayaan sumber daya manusia, dan juga memberikan dukungan yang cukup baik untuk implementasi program ini, baik itu dari segi infrastruktur dan lain-lain, terutama dari sisi inklusivitas, di mana kita juga menjangkau beberapa di antaranya semacam santri, terus daerah remote areas, dan juga kaum-kaum marginal lainnya,” ungkap Diera, dikutip Holopis.com.

Dalam audiensi itu, program AIM ASEAN juga menjadi bahasan yang tak kalah penting. Dari target 100 ribu UMKM di Asia Tenggara yang memperoleh pelatihan AI dari program tersebut, Indonesia mendapatkan porsi terbesar yakni 44 ribu UMKM.

Pelatihan ini bertujuan agar pelaku usaha kecil tidak hanya bertahan, tetapi mampu melakukan inovasi produk dan pemasaran berbasis data (data-driven marketing).

Legal Coordinator and Project Manager AIM ASEAN, Eci Ernawati menekankan pentingnya peran pemerintah dalam memfasilitasi akses bagi para pelaku usaha di tingkat akar rumput (grassroot).

“Beliau menyampaikan bahwa untuk kegiatan pelatihan AI, khususnya UMKM, di seluruh Indonesia, beliau akan mendukung, baik mungkin secara aksesnya kepada UMKM, kemudian juga secara tempatnya, dan kita akan support juga dari hal knowledge-nya,” tutur Eci.

“Jadi, memang kita mengharapkan ada kolaborasi dengan pemerintah dan Bapak Wakil Presiden sangat mendukung itu,” sambungnya.

Target ambisius ini diharapkan dapat mengubah posisi Indonesia dari sekadar pasar pengguna menjadi pemain utama dalam ekonomi digital. Dengan dukungan infrastruktur dan kebijakan dari Wapres, program ini diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan (sustain).

“Kami berharap dengan adanya pelatihan AI, baik itu untuk masyarakat umum maupun UMKM, ini bisa membantu bagaimana Indonesia bisa daulat secara digital, dan kita juga melatih lebih banyak grassroot, baik itu masyarakatnya maupun UMKM-nya,” tambah Eci.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
1 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru