Rabu, 25 Feb 2026
BREAKING
Rabu, 25 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Makan Gorengan Saat Berbuka, Aman atau Bikin Lambung Kaget?

20 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTAGorengan sering menjadi menu favorit saat berbuka puasa. Mulai dari bakwan, risoles, hingga tahu isi, semuanya terasa menggoda setelah seharian menahan lapar dan haus. Tak heran, banyak orang langsung menyantap gorengan sebagai makanan pertama saat azan magrib berkumandang.

Namun, pertanyaannya, apakah kebiasaan ini aman untuk lambung yang sudah kosong selama berjam-jam? Atau justru bisa memicu gangguan pencernaan dan membuat perut terasa tidak nyaman?

- Advertisement -

1. Lambung dalam Kondisi Sensitif

Setelah sekitar 12–14 jam tanpa asupan, lambung berada dalam kondisi kosong dan lebih sensitif. Saat makanan tinggi lemak seperti gorengan masuk secara tiba-tiba, sistem pencernaan harus bekerja ekstra untuk mencerna lemak tersebut. Kondisi ini bisa memicu rasa begah, mual, atau nyeri ulu hati, terutama pada orang yang memiliki riwayat maag atau asam lambung.

2. Lemak Memperlambat Pengosongan Lambung

Gorengan mengandung lemak cukup tinggi. Lemak membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dibandingkan karbohidrat sederhana. Akibatnya, makanan bertahan lebih lama di lambung dan bisa menimbulkan rasa penuh berlebihan. Pada sebagian orang, kondisi ini juga dapat meningkatkan risiko refluks asam lambung.

- Advertisement -

3. Risiko Kadar Gula Darah Tidak Stabil

Sebagian gorengan biasanya dikonsumsi bersama teh manis atau minuman manis lainnya. Kombinasi gula sederhana dan lemak tinggi dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cukup cepat. Setelah itu, kadar gula bisa turun kembali, membuat tubuh terasa lemas dan ingin makan lebih banyak.

4. Tidak Sepenuhnya Dilarang, Tapi Perlu Strategi

Bukan berarti gorengan harus dihindari sepenuhnya saat berbuka. Namun, sebaiknya tidak dijadikan makanan pertama. Dianjurkan untuk memulai berbuka dengan air putih dan makanan ringan yang mudah dicerna, seperti kurma atau buah. Setelah itu, beri jeda beberapa menit sebelum mengonsumsi makanan lain, termasuk gorengan dalam jumlah terbatas.

Makan gorengan saat berbuka sebenarnya tidak langsung berbahaya bagi orang yang sehat. Namun, jika dikonsumsi berlebihan atau dalam kondisi lambung sensitif, risikonya bisa lebih besar. Kunci utamanya adalah porsi yang wajar dan urutan makan yang tepat agar puasa tetap nyaman hingga waktu sahur tiba.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
20 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru