HOLOPIS.COM, JAKARTA – UEFA dikabarkan telah menjatuhi sanksi sementara bagi pemain Benfica, Gianluca Prestianni dengan larangan tampil ketika melawan Real Madrid pada leg kedua playoff 16 besar Liga Champions.
Seperti yang telah diketahui bersama, sanksi tersebut diberikan kepada Prestianni karena dugaan rasisme yang dilontarkannya terhadap bintang Real Madrid, Vinicius Junior saat leg pertama di markas Benfica pekan lalu.
Prestianni diduga menyebut Vinicius ‘monyet’ usai bintang Brasil itu menciptakan gol satu-satunya di laga leg pertama tersebut. Pada momen itu pula, Vinicius kemudian langsung melaporkan dugaan rasisme tersebut ke wasit pertandingan, sehingga laga dihentikan sementara usai protokol anti-rasismenya diaktifkan.
Insiden tersebut membuat UEFA turun tangan dan ikut menyelidikinya. Sebelum ini, pihak Benfica hingga Prestianni sendiri sejatinya sudah membantah terkait dugaan rasisme tersebut.
Namun di sisi lain, sejumlah saksi mulai dari Kylian Mbappe hingga skuad Real Madrid lainnya, mengaku bahwa lontaran rasisme Prestianni terhadap Vinicius benar-benar terjadi di atas lapangan.
Investigasi tersebut belum rampung sepenuhnya, namun dikutip Holopis.com dari The Athletic, UEFA telah memutuskan larangan bermain bagi Prestianni untuk leg kedua kontra Real Madrid nanti.
“Menyusul penunjukan Inspektur Etika dan Disiplin UEFA (EDI) untuk menyelidiki dugaan perilaku diskriminatif selama laga play-off Liga Champions 2025/2026 antara Benfica dan Real Madrid pada 17 Februari 2026,” tulis pernyataan UEFA.
“Dan atas permintaan EDI dengan laporan sementara, maka Komite Kontrol, Etika, dan Disiplin UEFA (CEDB) hari ini memutuskan untuk menangguhkan sementara Gianluca Prestianni untuk satu laga kompetisi klub UEFA berikutnya yang seharusnya ia ikuti karena pelanggaran prima facie Pasal 14 Aturan Disiplin UEFA terkait perilaku diskriminatif.”
“Hal ini tidak mengurangi putusan apa pun yang mungkin dikeluarkan komite disiplin UEFA jika investigasi telah selesai dan diajukan kepada komite disiplin UEFA. Informasi lebih lanjut mengenai masalah ini akan tersedia pada waktunya.”
Ada pun jika Prestianni terbukti bersalah usai investigasi UEFA rampung seluruhnya, maka pemain Portugal itu terancam sanksi larangan bermain dengan minimal 10 pertandingan.
Sebagai informasi tambahan, pertandingan leg kedua playoff 16 besar Liga Champions antara Real Madrid vs Benfica berlangsung di Santiago Bernabeu, pada Kamis (26/2/2026) dini hari WIB.

