HOLOPIS.COM, JAKARTA – Tubuh lemas saat puasa sering dialami pada hari-hari pertama hingga minggu awal Ramadan. Kondisi ini terjadi karena tubuh sedang beradaptasi dengan perubahan pola makan dan penurunan kadar gula darah, sehingga energi terasa menurun.
Selain itu, sebagian orang mengalami gangguan tidur selama puasa yang memicu rasa lelah di siang hari. Meski umumnya tidak berbahaya, tubuh lemas juga bisa menjadi tanda dehidrasi yang perlu diwaspadai.
Berikut cara untuk menjaga tubuh agar tidak lemas saat berpuasa yang bisa Sobat Holopis ikuti.
1. Perhatikan Pola Makan Seimbang
Memastikan asupan nutrisi seimbang saat sahur dan berbuka puasa sangat penting untuk menjaga energi sepanjang hari. Pilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, vitamin, mineral, dan lemak sehat agar tubuh tetap kuat dan imunitas terjaga.
Bahan makanan seperti daging tanpa lemak, gandum utuh, sayuran hijau, kacang-kacangan, serta tahu dan tempe dapat membuat kenyang lebih lama karena dicerna secara perlahan. Namun, penting untuk tidak makan berlebihan karena justru dapat menyebabkan perut kembung, rasa tidak nyaman, hingga tubuh terasa semakin lemas.
2. Cukupi Kebutuhan Cairan Tubuh
Menjaga tubuh tetap terhidrasi membantu mempertahankan stamina selama puasa. Kebutuhan cairan harian sekitar 2–3 liter atau setara 8 gelas air dapat dipenuhi dengan pola minum 2-4-2, yaitu dua gelas saat berbuka, empat gelas sebelum tidur, dan dua gelas saat sahur.
Sebaiknya hindari minuman berkafein seperti kopi, teh, dan soda karena bersifat diuretik yang dapat meningkatkan risiko dehidrasi. Sebagai alternatif, jus buah tanpa gula bisa menjadi pilihan minuman sehat yang menyegarkan sekaligus rendah kalori.
3. Atur Pola Tidur yang Berkualitas
Tidur yang cukup dan berkualitas berperan penting dalam mencegah tubuh lemas saat puasa. Usahakan tidak begadang dan penuhi kebutuhan tidur malam setidaknya beberapa jam agar tubuh memiliki waktu untuk memulihkan energi.
Menciptakan suasana kamar yang nyaman, seperti meredupkan lampu dan menjaga suhu ruangan tetap sejuk, dapat membantu tidur lebih nyenyak. Jika masih mengantuk setelah sahur, tidur kembali diperbolehkan dengan memberi jeda terlebih dahulu. Selain itu, tidur siang singkat sekitar 20 menit juga dapat membantu mengembalikan kesegaran tubuh tanpa mengganggu pola tidur malam.

