Selasa, 24 Feb 2026
BREAKING
Selasa, 24 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Purbaya Dorong Percepatan Proyek LNG Abadi Blok Masela, Ditargetkan Produksi Tahun 2029

12 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat realisasi megaproyek Strategis Nasional (PSN) Onshore LNG Abadi Blok Masela. Salah satu langkah konkret yang ditempuh adalah pembentukan tim khusus (special task force) guna mengawal percepatan proyek tersebut.

Langkah ini dilakukan untuk memberikan perlakuan khusus bagi investor Blok Masela sekaligus memastikan proyek tidak lagi tersendat oleh proses birokrasi yang lamban.

- Advertisement -

“Sebelumnya tuh keluarnya lambat sekali, izin-izin segala macam. Sebetulnya izin-izin intern keluar kan Januari, Februari. Yang lingkungan hidup dan lain-lain kan itu sebetulnya dipercepat karena mereka tahu mau dibawa ke sini. Jadi mereka percepat semua,” kata Purbaya usai memimpin Sidang Debottlenecking Investasi, dikutip Holopis.com, Selasa (24/2/2026).

Purbaya menegaskan, berbagai kendala mulai dari perizinan lingkungan hingga impor peralatan industri akan ditangani langsung dalam satu meja di Kementerian Keuangan melalui tim khusus tersebut.

- Advertisement -

“Saya bilang ke mereka yaudah kita set up satu tim di sini, di mana mereka bisa laporkan itu secara reguler kapanpun. Nanti kita beresin di sini. Jadi saya akan perlakukan mereka sebagai investor spesial, di mana kalo ada hambatan datangnya ke sini, diberesinnya di sini. Ini kan perwakilan pemerintah semua ya,” ujar dia.

Dengan skema ini, pemerintah ingin memastikan proses koordinasi lintas kementerian dan lembaga berjalan lebih cepat serta terintegrasi.

Melalui percepatan tersebut, Menkeu berharap jadwal operasional proyek bisa dimajukan. Jika sebelumnya Blok Masela diproyeksikan on-stream pada 2030-2031, pemerintah kini menargetkan produksi bisa dimulai pada 2029.

“Saya sih kalo bisa 2029, sebelum 2029 sudah kelihatanlah bangunannya. Jadi gasnya sudah berproduksi. Kita akan percepat semaksimal mungkin, saya cuma bisa mendukung saja kan, yang jelas seluruh hambatan di pemerintah kita akan hilangkan,” tuturnya.

Percepatan ini dinilai krusial mengingat proyek LNG Abadi Blok Masela memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional.

Terkait kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), Purbaya menyatakan tim khusus akan melakukan analisis secara cepat tanpa mengabaikan aspek keselamatan proyek.

“Nanti dianalisa di Kementerian Keuangan, tapi analisanya akan cepat. Sehingga kalau memang di dalam negeri enggak ada, yaudah ke luar negeri. Dan kalo di dalam negeri memang belum mampu, karena memang ini skala besar kan. Kalau field gas tuh, elemen keamanannya amat tinggi. Salah sedikit itu meledak,” kata Purbaya.

Ia menekankan bahwa dalam proyek gas berskala besar, standar keamanan menjadi prioritas utama sehingga kualitas teknologi dan peralatan tidak bisa ditawar.

Sebagai informasi, Lapangan Abadi Blok Masela merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang berlokasi di Maluku. Proyek ini dikelola oleh konsorsium yang terdiri dari Inpex Masela Ltd 65 persen (Operator), PT Pertamina Hulu Energi Masela 20 persen, dan Petronas Masela Sdn. Bhd 15 persen.

Secara kapasitas, proyek ini menargetkan produksi 9,5 juta ton LNG per tahun (MTPA), 150 juta standar kaki kubik gas pipa per hari (MMSCFD), serta 35.000 barel kondensat per hari (bph).

Hadirnya Blok Masela diharapkan tidak hanya memperkuat cadangan gas nasional, tetapi juga menciptakan efek pengganda (multiplier effect) bagi perekonomian lokal, khususnya di wilayah Timur Indonesia.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
12 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru