Sabtu, 21 Feb 2026
BREAKING
Sabtu, 21 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

MBG Nggak Potong Duit Pendidikan

14 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Sejumlah guru honorer mengajukan gugatan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke Mahkamah Konstitusi (MK). Gugatan tersebut dilayangkan karena para penggugat menilai program MBG berdampak pada pemotongan anggaran pendidikan, sehingga gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu disebut berada di bawah honorer.

Menanggapi hal itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof Abdul Mu’ti menegaskan bahwa program MBG tidak mengurangi anggaran pendidikan di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Ia memastikan seluruh program strategis pendidikan tetap berjalan dan bahkan terus diperluas.

- Advertisement -

“Kalau ada anggapan bahwa MBG mengurangi anggaran pendidikan, kami sampaikan dengan tegas bahwa itu tidak benar. Program Presiden terkait pendidikan tetap terlaksana dengan sebaik-baiknya,” ujar Mendikdasmen Abdul Mu’ti, Sabtu (21/2/2026).

Sekretaris Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah ini pun menjelaskan, bahwa pada tahhun 2025 pemerintah telah mengalokasikan anggaran revitalisasi satuan pendidikan sebesar Rp16,9 triliun untuk 16.167 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Realisasi pembangunan disebut telah mencapai 93 persen.

- Advertisement -

“Tahun 2025 realisasi program revitalisasi sekolah mencapai 93 persen. Ini bukti bahwa komitmen negara terhadap perbaikan infrastruktur pendidikan tetap kuat,” ujarnua.

Program revitalisasi itu akan dilanjutkan pada 2026 dengan alokasi lebih dari Rp14 triliun untuk 11.474 satuan pendidikan. Presiden Prabowo Subianto juga disebut berencana menambah anggaran revitalisasi bagi 60 ribu satuan pendidikan, sehingga total usulan revitalisasi dapat mencapai sekitar 71 ribu satuan pendidikan.

Selain revitalisasi, pemerintah memastikan program Digitalisasi Pembelajaran, bantuan pendidikan bagi peserta didik, hingga pelatihan guru tetap berjalan. Anggaran Program Indonesia Pintar (PIP) untuk siswa SD, SMP, SMA hingga SLB juga tidak dikurangi. Bahkan, pada 2026 akan dialokasikan tambahan PIP bagi 888 ribu murid TK sebesar Rp450 ribu per tahun.

Sementara itu, berdasarkan data per 18 Februari 2026, program MBG telah menjangkau 280.023 satuan pendidikan dengan 43,17 juta peserta didik sebagai penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Abdul Mu’ti menegaskan bahwa MBG merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah dan terintegrasi dalam Program Tujuh Kebiasaan Indonesia Hebat. Selain itu, Kemendikdasmen juga memperkuat sarana pendukung seperti pembangunan dan rehabilitasi 14.591 toilet serta 6.686 ruang UKS sepanjang 2025 untuk menunjang keberhasilan program tersebut.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
14 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru