HOLOPIS.COM, JAKARTA – Seorang awak kapal berkebangsaan Indonesia meninggal dunia setelah kebakaran terjadi di kapal pesiar World Legacy. Kapal pesiar itu terbakar saat menuju Singapura.
Mengutip dari laman Channel News Asia, Jumat, (20/2), otoritas Maritim dan Pelabuhan (MPA) di Singapura menjelaskan dari penyelidikan awal, kebakaran terjadi di area lounge di dek sembilan kapal pesiar World Legacy. Kemudian Api berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran Angkatan Pertahanan Sipil Singapura (SCDF).
Dari data yang dilaporkan MPA, penumpang di kapal pesiar itu tercatat ada 271 penumpang. Ada 139 warga Singapura yang bagian penumpang dan berhasil dievakuasi dengan selamat.
Lalu, empat penumpang di antaranya dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.
Adapun dari 388 awak kapal diketahui tak ada satu pun warga Singapura.
Kapal itu kini dalam kondisi stabil dan saat ini berlabuh di Raffles Reserved Anchorage, yang terletak di dekat Pulau Semakau dan Pulau Senang.
Status Raffles Reserved Anchorage merupakan area yang ditetapkan di dalam Pelabuhan Singapura. Hal itu terutama digunakan untuk tujuan khusus seperti perbaikan kapal dan penyimpanan serta bongkar muat kapal.
Dari keterangan resmi MPA, kapal patroli MPA, polisi penjaga pantai, dan SCDF tengah menangani kapal tersebut.
Insiden itu dilaporkan terjadi pada Jumat (20/2), sekitar pukul 4 pagi. Lalu, api berhasil dipadamkan oleh awak kapal tak lama kemudian.
Otoritas Singapura awalnya menlaporkan ada 224 penumpang, termasuk 185 warga Singapura. Namun, angka itu kemudian direvisi karena angka tersebut berdasarkan informasi awal.
Adapun awak kapal berkebangsaan WNI meninggal dunia sudah dievakuasi. MPA juga sudah berkoordinasi dengan kedutaan Besar RI di Singapura.
“Pihak berwenang terkait sedang menangani tindak lanjut yang diperlukan, dan kedutaan besar Indonesia di Singapura telah diinformasikan,” demikian keterangan MPA yang dikutip dari Channel News Asia.

