Kamis, 19 Feb 2026
BREAKING
Kamis, 19 Feb 2026

Presiden Prabowo Akui Sempat Tertekan dengan Kemudahan Akses Informasi

10 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyebut penyebaran informasi melalui media sosial saat ini terbilang sangat cepat bahkan terlalu deras.

Hal itu disampaikan Presiden Prabowo dalam acara Business Summit di US Chamber of Commerce, Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (18/2).

- Advertisement -

“Rakyat Indonesia sekarang memiliki akses informasi pada tingkat yang belum pernah ada sebelumnya. Semua orang punya gawai dan informasi menyebar sangat cepat,” kata Presiden Prabowo dalam pernyataannya yang dikutip Holopis.com.

Meski mengaku merasakan manfaat dari derasnya informasi di media sosial, Prabowo mengaku di sisi lain juga mengalami tekanan yang tidak mudah.

- Advertisement -

“Saya merasakan manfaatnya, namun terkadang juga tekanannya, ketika banyak anak desa berbicara langsung kepada saya melalui TikTok atau mengirim pesan langsung ke Presiden. ‘Pak Presiden, kami tidak punya jembatan di sungai kami, kami harus basah kuyup setiap hari untuk berangkat sekolah,” bebernya.

“Hal ini sampai langsung ke saya, jadi saya harus bereaksi cepat agar mereka merasa bahwa pemerintah pusat dan Presiden mereka mendengarkan dan bertindak,” ujarnya.

Prabowo juga mengungkapkan momen lain yang membuatnya terharu, yakni ketika menerima pesan dari seorang kepala sekolah di daerah terisolasi di Papua. Ia menyebut sekolah tersebut untuk pertama kalinya menerima platform digital sebagai bagian dari program digitalisasi pendidikan.

“Sangat menyentuh hati ketika saya mendapat pesan dari seorang kepala sekolah di daerah terisolasi di Papua. Mereka menerima platform digital untuk pertama kalinya,” jelasnya.
Prabowo menambahkan, dengan sistem digital tersebut, pemerintah pusat dapat memantau kondisi ruang kelas hingga ke pelosok daerah dari Jakarta. Ia mengaku terkesan melihat antusiasme para siswa, guru, dan orang tua terhadap transformasi pendidikan berbasis teknologi itu.

“Dari Jakarta, saya bisa melihat ruang kelas mana pun di pelosok Indonesia. Saya bisa melihat apakah gurunya ada atau tidak, bagaimana suasana hati anak-anak. Saya sangat terkesan, anak-anak, orang tua, dan guru semuanya sangat antusias,” tutupnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
10 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru