HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pangeran Andrew, yang kini dikenal sebagai Andrew Mountbatten-Windsor, ditangkap aparat kepolisian Inggris pada Kamis (19/2), bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-66. Tim kepolisian mendatangi rumah tempat Andrew tinggal di kawasan Sandringham, Norfolk. Ia sebelumnya pindah ke lokasi tersebut setelah diminta meninggalkan kediamannya di Royal Lodge, Windsor, atas perintah Raja Charles III.
Penangkapan dilakukan terkait dugaan pelanggaran dalam jabatan publik. Otoritas menyelidiki tuduhan bahwa Andrew membagikan informasi rahasia kepada mendiang Jeffrey Epstein saat menjalankan tugas sebagai utusan perdagangan Inggris.
“Sebagai bagian dari penyelidikan, hari ini (19/2) kami telah menangkap seorang pria berusia enam puluhan dari Norfolk atas dugaan pelanggaran dalam jabatan publik dan melakukan penggeledahan di sejumlah alamat di Berkshire dan Norfolk,” dikutip Holopis.com, Kamis (19/2).
Polisi menyatakan pria tersebut masih berada dalam tahanan dan tidak menyebutkan identitasnya secara resmi.
Penyelidikan ini merupakan tindak lanjut atas laporan yang diajukan kelompok antimonarki Republic. Laporan tersebut menuduh adanya pembagian dokumen atau informasi rahasia terkait peran Andrew sebagai perwakilan khusus Inggris untuk perdagangan dan investasi internasional pada periode 2001 hingga 2011.
Korespondensi yang menjadi dasar tuduhan disebut muncul dalam dokumen yang dirilis Departemen Kehakiman Amerika Serikat pada akhir Januari, terkait penyelidikan terhadap Epstein.
Andrew secara konsisten membantah melakukan pelanggaran apa pun dalam hubungannya dengan Epstein. Keterkaitannya dengan Epstein sebelumnya telah membuatnya mundur dari kehidupan publik sejak 2019, setelah kasus hukum terhadap pengusaha asal Amerika Serikat itu mencuat.

