Kamis, 19 Feb 2026
BREAKING
Kamis, 19 Feb 2026

Ketua KPK Lantik 3 Pejabat Definitif

11 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pimpinan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) melantik tiga deputi lembaga antirasuah, pada hari ini, Rabu (18/2/2026). Tiga Deputi yang dilantik yakni Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu; Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK Aminudin; dan Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK Ely Kusumastuti.

Pelantikan dan pengambilan sumpah janji pejabat pimpinan tinggi madya KPK ini dipimpin langsung oleh Ketua KPK Setyo Budiyanto. Dalam sambutan seremoni pelantikan, Setyo menyebut tiga Deputi terpilih yang dilantik ini sudah lolos serangkaian proses seleksi lebih dari 3 bulan oleh tim yang dibentuk di internal KPK.

- Advertisement -

Sebelumnya, Asep Guntur menjabat Plt Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK. Dengan pelantikan ini, Asep sah menjabat definitif Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK.

“Ini proses yang lama, lebih dari 3 bulan. Kegiatan dilakukan secara selektif objektif dan transparan. Meskipun satu sisi ada yang tidak terpilih, yang tidak terpilih saya sampaikan jangan berkecil hati, tinggal masalah waktu saja,” ucap Setyo, di lingkungan gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, seperti dikutip Holopis.com.

- Advertisement -

Setyo meminta ketiga Deputi yang dilantik ini kedepannya bekerja dan bergerak maksimal. Mengingat, jabatan deputi ini sangat strategis.

“Gerakan dari kedeputian ini menentukan langkah ekosistem yang ada di Komisi Pemberantasan Korupsi, ya. Jadi kalau misalkan deputinya pasif maka para direkturnya pun juga akan seperti itu,” tutur Setyo.

Selain itu, Setyo juga minta para deputi yang baru dilantik terus mengikuti perkembangan zaman. Setyo juga mengingatkan para deputi baru ini tak mengedepankan ego dari unit kerjanya. Setyo menekankan, semua lini harus saling bersinergi dalam melaksanakan tugasnya.

“Kami pimpinan berharap bahwa dengan kepercayaan yang sudah diberikan betul-betul bisa mewarnai ya, Komisi Pemberantasan Korupsi secara keseluruhan. Saya sampaikan, saya tekankan juga harus bisa berkolaborasi dengan semua pihak. Saya tidak mau ada cuma sektoral saja,” tegas Setyo.

Dalam sambutannya, Setyo sempat menyinggung jika lembaganya kerap jadi sasaran tembak ketika indeks persepsi korupsi (IPK) atau corruption perception index (CPI) Indonesia merosot. Karena itu, Setyo minta jajarannya termasuk deputi yang baru dilantik bekerja maksimal.

“Dari IPK yang turun dari 37 ke 34 berarti di 2026 tanggung jawab kita makin besar. Karena orang selalu samsaknya itu, sasaran tembaknya itu saat bicara tentang IPK hanya KPK. Yang lain-lain enggak mau tahu,” ujar Setyo.

Diakui Setyo masyarakat sejauh ini memang lebih menaruh perhatian terhadap penindakan daripada pencegahan. Menurut Setyo, kondisi ini tak boleh membuat KPK hanya melakukan penegakan hukum saja.

“Karena kita punya pencegahan, ya, punya Dikmas (atau Pendidikan Masyarakat), punya penindakan, dan punya korsup (koordinasi dan supervisi), didukung dengan kedeputian informasi dan data, gitu. Nah, dengan kondisi seperti itu ya maka itulah yang harus kita kejar untuk bisa melakukan banyak upaya,” tandas Setyo.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
11 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru