HOLOPIS.COM, JAKARTA – Siapa sangka siluet ikonik VW ID. Buzz yang dikenal minimalis dan futuristik bisa berubah menjadi media “bercerita” tentang peradaban kuno. Mobil listrik asal Jerman ini resmi bertransformasi menjadi mahakarya visual yang memadukan napas teknologi dengan mistisisme Nusantara.
Kolaborasi antara Volkswagen (VW) Indonesia dan Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) ini bukan sekadar lomba tempel stiker. Para desainer ditantang untuk “mengonstruksi ulang” identitas kendaraan listrik masa depan melalui kacamata budaya, menjadikan bodi mobil sebagai kanvas dinamis yang merespons gerak zaman.
Sorotan utama jatuh pada Iqbal Tawakal, desainer grafis asal Bandung yang sukses memukau dewan juri. Melalui karya bertajuk ‘Neo Nusantara Mitos dalam Ritme’, Iqbal berhasil menghadirkan kontras yang tak terduga: elemen teknologi purba di atas mesin paling modern.
“Inspirasi besarnya adalah Vimana—kendaraan terbang dalam teks mitologi kuno. Saya ingin VW ID. Buzz tidak hanya terlihat seperti mobil listrik biasa, tapi seperti kendaraan antar-dimensi yang membawa ruh Nusantara,” jelas Iqbal.
Menariknya, ia memilih palet warna pastel yang dinamis alih-alih warna gelap yang berat, memastikan estetika tradisionalnya tetap terasa segar (fresh) dan siap bersaing di panggung desain global.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, yang hadir langsung di lokasi, melihat fenomena ini sebagai titik balik kreativitas lokal. Baginya, VW ID. Buzz adalah reinkarnasi modern dari VW Kombi yang dulu sangat melekat dengan gaya hidup bebas.
“Ini adalah wujud budaya dan ekonomi kreatif yang menjadi relevan melalui teknologi. Kita melihat VW Kombi yang sudah upgrade secara desain, kini diberi nyawa baru lewat kreativitas anak bangsa. Ini bukti bahwa kendaraan masa depan bisa jadi panggung bagi pejuang ekraf kita untuk pamer gigi di dunia internasional,” ungkap Wamen Irene dengan antusias.
Kompetisi ini tidak berhenti sebagai pajangan di layar monitor. Karya Iqbal Tawakal akan segera diproduksi menjadi custom sticker design yang diaplikasikan langsung pada unit-unit VW ID. Buzz. Mobil “berbalut mitos” ini nantinya akan berkeliling ke berbagai ajang otomotif nasional, membawa pesan bahwa mobilitas masa depan Indonesia adalah mobilitas yang canggih, ramah lingkungan, namun tetap memiliki akar budaya yang kuat.
Dimulai sejak audiensi Juli 2025, kolaborasi ini menjadi contoh sukses bagaimana pemerintah dan industri otomotif bisa bersinergi melakukan hilirisasi karya kreatif. Kehadiran Yuke Sri Rahayu (Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain) serta Edo Januarko Chandra (COO PT Garuda Mataram Motor) mempertegas bahwa di masa depan, nilai sebuah kendaraan tidak hanya ditentukan oleh performa mesin, melainkan juga oleh kekuatan narasi dan desain visual yang melekat padanya.

