HOLOPIS.COM, JAKARTA – Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengundurkan diri bersama seluruh jajaran kabinetnya pada Rabu (18/2). Para menteri menyerahkan surat pengunduran diri secara massal dalam rapat kabinet yang dimulai tak lama setelah pukul 09.00 waktu setempat. Langkah tersebut dilakukan seiring parlemen dijadwalkan menggelar sesi baru pada sore hari untuk memilih perdana menteri yang baru.
Setelah proses pemungutan suara, perdana menteri terpilih akan merampungkan penunjukan anggota kabinet, sementara kepala sekretaris kabinet dijadwalkan mengumumkan susunan pemerintahan yang baru.
Takaichi, yang juga menjabat sebagai presiden Partai Demokrat Liberal (Liberal Democratic Party/LDP), diperkirakan akan kembali menduduki posisi perdana menteri. Hal itu mengingat partai berkuasa tersebut menguasai lebih dari dua pertiga kursi di majelis rendah parlemen.
Kabinet Takaichi sendiri baru dilantik pada Oktober lalu, dan koalisi pemerintah kembali memenangkan pemilihan umum pada 8 Februari. Media lokal menilai kemungkinan perubahan besar dalam susunan kabinet relatif kecil.
Sebagai informasi, Sanae Takaichi adalah wanita pertama yang memegang posisi ini. Ia merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat sejak 2005 dan menjabat dalam sejumlah jabatan kabinet di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Shinzo Abe dan Fumio Kishida.

