HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menawarkan peluang besar kepada pengusaha muda untuk masuk ke sektor hulu minyak dan gas (migas). Pemerintah akan melelang sekitar 110 blok minyak baru dan membuka kesempatan luas bagi pelaku usaha nasional, termasuk yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi).
Tawaran tersebut disampaikan Bahlil dalam acara Sidang Dewan Pleno DPP Hipmi di Jakarta, Senin (16/2/2026).
“Ada sekitar 110 blok minyak baru yang bisa kita dorong untuk di-tender-kan, ini kalau pengusaha Hipmi, kalian mau main minyak, nah ini, ada 110 blok baru,” ujarnya, dikutip Holopis.com, Selasa (17/2/2026).
Dorong Pengusaha Nasional Masuk Hulu Migas
Menurut Bahlil, peluang tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk mendorong partisipasi dunia usaha nasional agar sektor energi tidak hanya bergantung pada pemain lama.
Langkah ini dinilai sebagai momentum penting bagi pengusaha muda untuk naik kelas dan masuk ke sektor strategis yang selama ini identik dengan perusahaan besar dan pemain lama.
Selain membuka lelang blok baru, Bahlil juga menegaskan komitmennya dalam mendorong pemerataan proyek migas di daerah. Ia telah menginstruksikan SKK Migas serta para kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) untuk mengubah pola distribusi proyek.
“Saya sudah perintahkan, untuk proyek di bawah Rp100 miliar, tidak boleh pekerjaan itu dikerjakan oleh orang Jakarta, kasih pekerjaan itu kepada anak-anak daerah di mana lokasi itu ada. Itu sebagai bentuk afirmatif saya, sebagai Menteri ESDM,” kata dia.
Afirmasi untuk Pengusaha Daerah
Bahlil menegaskan kebijakan afirmatif tersebut bertujuan menciptakan pemerataan ekonomi sekaligus meningkatkan kapasitas industri lokal di wilayah penghasil migas. Namun, ia mengingatkan bahwa prioritas diberikan kepada pelaku usaha daerah yang benar-benar siap secara teknis dan manajerial.
“Dulu proyek ini cuma Rp30-40 miliar dikerjakan semua (orang) di Jakarta. Sekarang kita kasih semua ke anak-anak daerah, tapi anak-anak daerah yang siap, Jangan anak-anak daerah yang siap proposal saja,” kata mantan Ketua Umum Hipmi itu.
Proyek Migas Capai Rp600 Triliun
Bahlil juga mengungkapkan bahwa total nilai proyek migas yang akan berjalan tahun ini melalui SKK Migas mencapai sekitar USD42 miliar atau setara kurang lebih Rp600 triliun. Seluruh peluang tersebut terbuka bagi investor yang memenuhi persyaratan.
Khusus proyek bernilai di bawah Rp100 miliar, tender akan dilakukan langsung di daerah, tidak lagi melalui proses terpusat di SKK Migas.
Dengan lelang 110 blok migas baru dan kebijakan afirmatif bagi pengusaha daerah, pemerintah berharap investasi sektor energi semakin meningkat sekaligus menciptakan efek berganda bagi perekonomian, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga penguatan industri lokal.

