Ternyata Ini Alasan Imlek Selalu Identik dengan Warna Merah

15 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Perayaan Tahun Baru Imlek selalu identik dengan nuansa warna merah yang mendominasi di hampir seluruh aksesoris hiasan mulai dari pernak-pernik, lampion, angpao, hingga pakaian yang digunakan pun tak luput dari warna merah. Penggunaan warna merah dalam perayaan merah tidak hadir tanpa alasan, melainkan lahir dari legenda hingga kepercayaan masyarakat Tionghoa.

Dikutip holopis dari berbagai sumber, warna merah dalam tradisi Imlek hadir dari legenda tentang makhluk buas bernama Nian. Menurut cerita rakyat Tionghoa, Nian merupakan makhluk buas yang hidup di gunung dan turun hanya ketika akhir musim dingin tiba untuk menyerang manusia. Karena merasa terancam setiap pergantian musim, nenek moyang pada zaman itu kemudian mencari cara untuk mengusir makhluk tersebut.

- Advertisement -

Setelah ditelusuri lebih dalam, nenek moyang masyarakat Tionghoa kemudian mengetahui satu fakta mengejutkan yang dapat mengusir makhluk buas tersebut, yakni ia diketahui takut pada warna merah, cahaya, serta suara ledakan. Mengetahui kelemahan makhluk tersebut, mereka kemudian menjadikan hal ini sebagai senjata bertahan hidup.

Menjelang pergantian musim, seluruh masyarakat kompak menghiasi rumah dengan ornamen berwarna merah, menyalakan api, hingga mengeluarkan suara atau bunyi-bunyian untuk mengusir makhluk tersebut. Hal inilah kemudian menjadi cikal bakal penggunaan warna merah di setiap perayaan Imlek.

- Advertisement -

Seiring berjalannya waktu, warna merah tidak hanya digunakan sebagai perlindungan terhadap Nian. Warna ini beeserta simbol-simbol yang digunakan kemudian dimaknai sebagai bentuk keselamatan, perlindungan, hingga keberanian dan harapan.

Selain berakar pada legenda, penggunaan warna merah pun menurut filosofi Tionghoa juga melambangkan kebahagiaan, keberuntungan dan energi positif. Warna merah dianggap mampu menarik rezeki, serta mengusir pengaruh buruk. Oleh karenanya, tak heran jika warna ini selalu dijumpai saat perayaan Imlek serta perayaan penting lainnya termasuk pernikahan.

Makna dari warna merah ini kemudian menjadikannya sebagai warna utama dalam perayaan Imlek. Setia dekorasi mulai dari ornamen, pernak-pernik imlek lainnya didominasi oleh warna merah. Warna ini tidak sebatas hiasan visual, melainkan lambang harapan serta doa simbolik menurut kepercayaan masyarakat Tionghoa.

Ketika perayaan Tahun Baru Imlek, warna merah hampir ditemui mulai dari amplop angpao, lampion, hiasan pintu, kertas doa. hingga hiasan rumah lainnya. Warna merah menjadi simbol harapan baik selalu datang bagi penghuni rumah serta setiap orang yang berkunjung ke rumah tersebut.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
15 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru