HOLOPIS.COM, JAKARTA – Napoli selamat dari kekalahan usai bermain imbang 2-2 melawan tim tamu, AS Roma, Senin dini hari WIB. Gol Alisson Santos di menit 82 jadi penyelamat tuan rumah dari nihil poin.
Di laga itu, Roma yang bermain efektif dan serangan balik unggul dua kali sebelum disamakan Napoli. Gol Napoli dicetak Leonardo Spinazzola 40′ dan Alisson Santos 82′. Sementara, dua gol Roma dicetak penyerang asal Belanda, Donyell Malen menit 7 dan 71 (P).
Dari statistik laga, Napoli memegang penguasaan bola 61 persen berbanding Roma 39 persen. Tapi, Roma bermain efektif dengan melepaskan 9 tembakan yang 2 di antaranya tepat ke arah gawang. Lalu, Napoli dengan 10 tendangan yang 7 di antaranya ke arah gawang.
Dengan hasil imbang itu, Napoli untuk sementara ini tertinggal 11 poin dari pemuncak klasemen Serie A, Inter Milan. Napoli kini di urutan tiga meraup 50 poin dari 15 kali menang, 5 imbang, dan 5 kalah.
Adapun Inter yang nyaman sementara di puncak klasemen dengan memiliki 61 poin dari 20 menang, 1 seri, dan 4 kalah. Di awal Serie A dimulai, Napoli sebagai juara bertahan digadang-gadang jadi salah satu calon peraih scudetto.
Conte Pede
Antonio Conte yakin Napoli pantas mendapatkan lebih dari hasil imbang 2-2 melawan Roma. Dia menyebut laga vs Roma seperti pertandingan bergaya Inggris.
Laga Napoli vs Roma di Stadio Maradona, jadi pertandingan sengit yang terjadi di Stadio Maradona. Tapi, Napoli menolak menyerah dan dua kali bangkit dari gol Roma Donyell Malen untuk meraih hasil imbang 2-2.
“Berjuang dua kali untuk menahan Roma juga bukan hal yang mudah. Dan, saya pikir jika ini pertandingan tinju, kami akan memenangkannya berdasarkan poin,” kata Conte dikutip dari Football Italia, Senin, (16/2/2026).
Conte menyebut pertandingan itu menghibur dengan intensitas tinggi. Tapi, ada kesulitan dalam bermain karena tekanan yang sangat tinggi dari kedua tim.
“Itu adalah pertandingan bergaya Inggris. Kita harus terus maju, mengetahui bahwa kita sedang membangun masa depan kita dalam 13 pertandingan berikutnya,” tuturnya.
Adapun penyerang asal Brasil, Alisson Santos didatangkan saat jendela transfer Januari. Pemain 23 tahun itu memberikan dampak besar dari bangku cadangan di laga vs Roma.
Selain mencetak gol, tapi juga berulang kali menerobos dan merepotkan lini belakang Roma.
“Baik Giovane maupun Alisson adalah pemain muda yang direkrut klub pada bulan Januari, karena kami memiliki batasan transfer dan harus menjual terlebih dahulu untuk membeli guna menyeimbangkan keuangan,” kata Conte.


