HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Ustadz Adi Hidayat menghadiri acara penyerahan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana di Dusun Al-Ihsan, Kota Kuala Simpang, Aceh Tamiang, Aceh. Kegiatan itu diinisiasi UAH Care.
Kabidpenum Pusat Penerangan TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi menjelaskan kegiatan itu diawali dengan penyerahan secara simbolis Unit Hunian Sementara (Huntara), bantuan pembangunan Balai Warga. Lalu, bantuan renovasi rumah dan masjid kepada warga terdampak bencana.
Selanjutnya, rombongan juga mengecek langsung pilot project ketahanan pangan berupa tanaman padi–kolam ikan. Di momen yang sama, turut diserahkan bantuan berupa 50 ekor sapi untuk masyarakat yang melaksanakan tradisi meugang.
“Yaitu budaya masyarakat Aceh memasak dan menyantap daging sapi secara bersama-sama untuk menyambut bulan suci Ramadan,” kata Kolonel Agung, dalam keterangan Puspen TNI, dikutip pada Minggu, (15/2/2026).

Adapun Kapuspen TNI Brigjen TNI Aulia menyampaikan empati dan duka cita yang mendalam atas musibah bencana yang menimpa masyarakat Aceh Tamiang. Dia bilang kehadiran TNI sebagai wujud tanggung jawab serta solidaritas kebangsaan dalam mendampingi masyarakat di masa pemulihan pascabencana.
Kemudian, Brigjen Aulia menuturkan upaya bantuan TNI tak berhenti pada tahap tanggap darurat semata. Tapi, juga melainkan berlanjut hingga proses pemulihan dan pendampingan masyarakat.
“Kami dari TNI tidak berhenti untuk membantu saudara-saudara yang terdampak bencana disini,” ujarnya.
Kemudian, Brigjen Aulia juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus bergandeng tangan. Lalu, upaya itu dengan menjaga kepedulian, dan memperkuat gotong royong sebagai kekuatan utama dalam menghadapi bencana.
“Mudah-mudahan ini bisa terus kita lakukan, kami dari TNI selalu siap untuk membantu,” tuturnya.
UAH Care merupakan program sosial dan kemanusiaan yang diinisiasi oleh Ustadz Adi Hidayat. Program ini berfokus pada penyaluran bantuan kemanusiaan, mulai dari paket pendidikan, dan logistik kebencanaan. Selain itu, penyediaan bantuan pembangunan infrastruktur seperti masjid dan Huntara
Langkah itu sebagai wujud kepedulian umat khususnya bagi masyarakat terdampak bencana banjir bandang di Aceh.

