HOLOPIS.COM, JAKARTA – Dikenal sebagai salah satu kawasan dengan suasana asri dan deretan pepohonan rindang di kiri dan kanan jalan, Jalan Cipaganti ternyata menyimpan kisah horor yang telah lama beredar di tengah masyarakat.
Di balik keteduhan dan keindahannya, muncul cerita tentang sosok jawara tanpa kepala yang konon masih menampakkan diri hingga kini.
Menurut cerita turun-temurun, pada masa penjajahan Belanda terdapat seorang jawara sakti yang dikenal kebal dan sulit dikalahkan. Ia disebut-sebut memiliki pengaruh besar di wilayah Bandung. Kesaktiannya membuat pemerintah kolonial resah.
Dalam berbagai versi cerita rakyat, Belanda dikabarkan mengadakan sayembara dengan imbalan emas dalam jumlah besar bagi siapa pun yang mampu menaklukkan sang jawara. Banyak pendekar mencoba peruntungan, namun tak satu pun berhasil.
Hingga akhirnya, seorang dukun dengan kemampuan spiritual tinggi menantang sang jawara. Pertarungan sengit pun terjadi. Adu kesaktian tersebut berakhir dengan kekalahan sang jawara. Ia dipenggal, dan kepalanya dimasukkan ke dalam karung sebagai bukti kemenangan.
Penampakan di Jalan Cipaganti
Sejak peristiwa itu, warga sekitar mempercayai bahwa arwah jawara tersebut masih gentayangan, khususnya di kawasan Jalan Cipaganti.
Salah satu kisah yang beredar menyebutkan seorang pengendara motor pernah merasa menabrak benda bulat di tengah jalan pada malam hari. Ketika ia turun untuk memeriksa, benda yang semula dikira bola itu ternyata menyerupai kepala manusia. Dalam kepanikan, ia segera meninggalkan lokasi.
Cerita lain datang dari seorang mahasiswa yang melintas tengah malam. Ia mengaku melihat sosok pria berpakaian seperti jawara berdiri di tepi jalan. Saat diperhatikan lebih saksama, sosok tersebut tidak memiliki kepala.
Antara Mitos dan Realitas
Hingga kini, belum ada bukti konkret terkait kebenaran kisah tersebut. Namun legenda jawara tanpa kepala menjadi bagian dari cerita urban yang memperkaya folklore Kota Bandung. Sejumlah warga menganggapnya sekadar mitos, sementara yang lain memilih berhati-hati saat melintas di kawasan itu, terutama pada malam hari.
Terlepas dari benar atau tidaknya cerita tersebut, misteri Jalan Cipaganti tetap menjadi salah satu kisah horor paling populer di Bandung yang menggabungkan sejarah, mitos, dan ketegangan dalam satu narasi yang terus hidup dari generasi ke generasi.

