Hei Bai Wu Chang, Pengawal Alam Gaib dalam Kepercayaan Tionghoa

9 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Hei Bai Wu Chang merupakan sepasang entitas gaib yang muncul dalam mitologi rakyat Tionghoa dan dianggap sebagai penjaga alam bawah dunia. Nama mereka secara harfiah berarti Ketidak Kekalan Hitam dan Putih, merujuk pada simbolisme kematian, perubahan, dan dualitas yang melekat dalam kepercayaan tradisional China.

Dalam legenda, Hei Bai Wu Chang digambarkan sebagai dua figur yang kontras dimana Hei satu berpakaian hitam sementara Bai satu berpakaian putih. Keduanya ditugaskan sebagai pengantar jiwa orang yang baru meninggal ke dunia bawah atau Diyu, di mana mereka akan diadili dan kemudian diberi tempat sesuai perbuatan semasa hidup.

- Advertisement -

Figur Hei Wu Chang sering kali digambarkan dengan penampilan yang menyeramkan, lengkap dengan pakaian hitam dan ekspresi wajah yang keras atau menakutkan. Dalam beberapa versi cerita, ia membawa rantai atau alat untuk menangkap jiwa yang jahat agar dibawa ke alam bawah sebagai bentuk keadilan.

Sementara itu, Bai Wu Chang biasanya digambarkan mengenakan jubah putih dengan wajah yang lebih pucat, namun tetap memiliki elemen menakutkan seperti lidah panjang yang menggantung, yang menjadi ciri visual horor dalam banyak penggambaran tradisional.

- Advertisement -

Menurut kepercayaan rakyat Tionghoa, dua penjaga ini tidak bekerja sendirian melainkan berada di bawah pimpinan Raja Neraka (Yan Luo Wang), penguasa dunia bawah. Tugas utama mereka bukan hanya mengantar jiwa, tetapi juga memastikan bahwa jiwa yang berdosa mendapatkan hukuman dan jiwa yang baik diperlakukan dengan layak sebagai bagian dari keseimbangan kosmik antara hidup dan mati.

Karena fungsi dan wujudnya yang berkaitan erat dengan kematian dan alam gaib, Hei Bai Wu Chang sering ditemui dalam kisah seram, lukisan tradisional, serta perayaan seperti Ghost Festival di mana masyarakat percaya bahwa batas antara dunia hidup dan mati menjadi lebih tipis. Dalam tradisi tertentu, munculnya figur ini dianggap sebagai pertanda bahwa jiwa-jiwa gentayangan diawasi dan dibimbing sesuai aturan yang berlaku di alam lain.

Kepercayaan terhadap Hei Bai Wu Chang masih hidup di masyarakat Tionghoa di berbagai negara Asia, tidak hanya sebagai simbol horor, tetapi juga sebagai pengingat akan kefanaan hidup dan konsekuensi moral dari setiap tindakan manusia semasa hidup.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
9 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru