Bobon Santoso Mau Jual Akun Youtube Rp20 Miliar, Ini Alasannya

4 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Influencer dan Youtuber, Bobon Santoso mengaku ingin menjual akun Youtube yang selama ini telah ia kelola dengan susah payah.

Bahkan di hadapan Deddy Corbuzier, Bobon mengaku membuka harga Rp20 miliar untuk melepas channel Youtube yang telah memiliki 17,7 juta subscriber itu.

- Advertisement -

Alasan kuat mengapa dirinya ingin melepas Youtube dan hengkang dari dunia kreatif di platform video milik Google Inc tersebut, adalah karena aspek mentalitas.

“Gua ngerasa udah cukup. Selama bertahun-tahun ini, hidup gua itu cuma buat YouTube, YouTube, dan YouTube. Kalian lihat gua masak besar, gua pergi ke mana-mana, tapi jujur… gua kehilangan waktu buat diri gua sendiri,” kata Bobon dalam podcast di Close The Door, seperti dilihat Holopis.com, Kamis (12/2/2026).

- Advertisement -

Menurut Bobon, mengelola Youtube saat ini sudah tidak semenyenangkan dahulu. Justru kini ia merasa terbebani dengan adanya platfom tersebut. Hampir seluruh waktu, tenaga dan pikiran harus ia curahkan untuk sesuatu yang saat ini menurutnya sangat tidak sebanding dengan pengorbanannya.

“Gua kehilangan momen-momen yang seharusnya gua nikmatin bareng keluarga tanpa perlu mikirin ‘besok konten apa ya?’, ‘besok masak apa lagi ya?’,” ujarnya.

Akun Youtube Bobon Santoso

Salah satu konten yang paling beken di channel Bobon adalah Masak Besar. Di mana ia akan mendatangi sebuah daerah dan melakukan aktivitas masak besar bersama dengan warga sekitar.

Jika melihat dari sisi budgeting, Bobon merasa pengeluarannya sama sekali tidak sebanding dengan apa yang ia dapat, salah satunya dari Youtube Adsense maupun endorsement.

Ditambah lagi, untuk memproduksi satu video masak besar, seperti Kuali Merah Putih tersebut bisa membutuhkan waktu hingga satu bulan. Jelas ini yang membuat Bobon akhirnya mengaku sudah sangat lelah.

“Secara mental, gua harus jujur ke kalian, gua capek. Gua burnout. Orang mungkin lihatnya enak, dapet view banyak, dapet uang banyak, tapi tekanan di balik itu semua besar banget,” ucapnya.

“Gua ngerasa kreativitas gua udah mulai mentok, dan kalau gua paksain terus, mental gua makin hancur. Gua nggak mau kerja cuma karena tuntutan, sementara hati gua udah nggak di situ lagi,” sambung Bobon.

Untuk saat ini, ia akan fokus mengelola platform lain yang lebih bisa ditoleransi, baik dari effort produksi hingga finansial.

Beberapa platform yang akan masih ia jalankan adalah Instagram dan TikTok. Dua platform tersebut menurut Bobon jauh lebih efektif dan efisien. Terlebih jika targetnya adalah views.

“Bahkan cuma ngangkut kuali doang ke heli, kemarin viewsnya 10 juta. Itu cuman rekaman handphone doang,” tandasnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
4 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru