HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pemerintah kembali membuka program mudik gratis Lebaran 2026 sebagai bagian dari paket stimulus ekonomi nasional. Program ini resmi diumumkan pada Selasa (10/2/2026) di Stasiun Gambir, Jakarta, dan ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong pergerakan ekonomi selama musim Lebaran.
Melalui kebijakan ini, pemerintah berharap masyarakat dapat pulang kampung dengan aman, nyaman, dan tanpa terbebani biaya transportasi. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menjadi salah satu motor utama pelaksanaan program mudik gratis tersebut.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, mudik gratis merupakan langkah konkret pemerintah dalam membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional.
“Kementerian Perhubungan juga menyiapkan beberapa diskon di antaranya untuk moda transportasi. Kami menyiapkan mudik gratis untuk 34 tujuan provinsi dengan menggunakan 401 kendaraan bus,” ujar Dudy.
Tak hanya bus, pemerintah juga menyediakan tiket gratis transportasi kelas ekonomi, baik darat maupun rel. Program ini ditargetkan dapat melayani sekitar 50.000 penumpang, sehingga masyarakat bisa pulang kampung tanpa harus memikirkan biaya perjalanan.
Selain itu, mudik gratis menggunakan kereta api juga disiapkan khusus untuk jalur Pulau Jawa. Rute yang dilayani mencakup lintas utara, tengah, dan selatan, dengan target sekitar 28.182 penumpang.
Program mudik gratis Lebaran 2026 ini akan dibuka secara bertahap menjelang puncak arus mudik. Pendaftaran dilakukan melalui kanal resmi pemerintah dan mitra transportasi, yang informasinya akan diumumkan lebih lanjut.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk terus memantau pengumuman resmi agar tidak ketinggalan kuota. Dengan adanya program ini, diharapkan mudik Lebaran 2026 bisa berjalan lebih tertib, aman, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional.

