Tragedi Sekte Keluarga Wu di Kaohsiung Taiwan

16 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Di balik popularitas film horor Taiwan berjudul Incantation yang tayang pada tahun 2022 silam, terdapat satu kisah nyata yang jauh lebih mengerikan dan penuh misteri, yakni tragedi yang menimpa sebuah keluarga di Kaohsiung, Taiwan pada tahun 2005.

Dikutip Holopis dari berbagai sumber, keluarga yang terlibat dalam tragedi ini bermarga Wu dan tinggal di distrik Gushan, Kaohsiung, Taiwan. Awalnya kehidupan mereka tampak biasa, namun semuanya berubah ketika anak bungsu dari keluarga tersebut mengaku mengalami possession atau kerasukan roh setelah kembali dari perjalanan ke kuil.

- Advertisement -

Dari sanalah kisah tragis ini dimulai. anak bungsu yang merasa dirasuki oleh sosok yang diyakini sebagai Dewa Nezha terus menyebarkan klaimnya itu kepada anggota keluarga lainnya. Dalam hitungan minggu, keyakinan bahwa ia dirasuki kemudian menyebar ke seluruh anggota keluarga lainnya. Mereka mulai meyakini bahwa seluruh anggota keluarga masing-masing dihuni oleh entitas gaib atau dewa yang berbeda.

Sang ayah mengklaim dirinya sebagai Kaisar Giok (Jade Emperor), ibu sebagai Ratu Ibu Barat (Queen Mother), serta anggota keluarga lainnya menyebut diri sebagai figur gaib lain seperti Bodhisattva atau bidadari langit.

- Advertisement -

Dalam kondisi delusi yang begitu kuat, keluarga ini melakukan ritual-ritual ekstrem dengan harapan mengusir roh jahat yang diyakini merasuki mereka. Ritual tersebut termasuk memukul satu sama lain dengan tongkat dan pedupaan, membakar kulit sendiri, bahkan sampai menyiramkan kotoran dan melakukan tindakan kekerasan lainnya, yang semuanya diyakini sebagai bagian dari upaya pembersihan spiritual.

Namun, akibatnya jauh dari apa yang mereka harapkan. Sang anak tertua, Wu Feng Juan, meninggal dunia setelah berminggu-minggu mengalami luka, berupa luka bakar, dan penurunan kondisi tubuh yang drastis. Ia kelelahan, kehausan, dan luka-lukanya bertambah parah akibat ritual brutal yang dilakukan oleh keluarganya sendiri.

Anehnya, keluarga yang masih hidup tetap meyakini bahwa apa yang terjadi bukanlah kematian biasa, melainkan pertanda dari roh atau entitas gaib yang terus berkomunikasi dengan mereka. Bahkan, mereka membuang jenazah Wu Feng Juan di depan rumah sakit karena yakin bahwa roh itu belum pergi dan masih bisa disembuhkan dengan ritual lanjutan.

Pihak berwenang yang menyelidiki kasus ini tercengang oleh apa yang ditemukan. Para anggota keluarga mengalami delusi massal atau shared psychosis, suatu kondisi langka di mana kelompok orang mulai berbagi keyakinan irasional yang sama. Psikiater kemudian mengaitkan tragedi ini dengan kondisi psikologis yang sangat tidak stabil, bukan semata-mata fenomena supranatural.

Tragedi Keluarga Wu kemudian dikenal luas di Taiwan dan di seluruh dunia sebagai salah satu kasus urban legend horor nyata yang paling gelap dan tragis. Kisah ini kemudian dijadikan film yang tayang pada tahun 2022 dengan judul Incantation. Kisah tragis keluarga Wu menjadi peringatan bagi siapapun tentang bahaya kepercayaan ekstrem tanpa kontrol rasional terutama ketika hal itu melibatkan keyakinan terhadap roh atau kekuatan yang tidak dapat dibuktikan secara ilmiah

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
16 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru