Franck Ribery Disebut Dalam Dokumen Epstein, Diduga Terlibat Prostitusi Anak

15 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Legenda sepakbola Prancis Franck Ribery disebutkan namanya beberapa kali dalam dokumen Jeffrey Epstein. Disebutkan bahwa bekas pemain Bayern Munchen tersebut terlibat dalam prostitusi anak.

Seperti yang telah diketahui bersama, Departemen Kehakiman Amerika Serikat atau disebut DOJ merilis jutaan dokumen kasus Jeffrey Epstein akhir Januari 2026 lalu.

- Advertisement -

Dalam rilisan itu juga, terdapat sebanyak dua ribu video hingga 180 ribu gambar yang bisa dilihat secara umum oleh publik. Sejumlah nama besar ikut disebut, mulai dari Donald Trump, Bill Gates, Ellon Musk dan lain sebagainya.

Tak hanya nama-nama yang ada di dunia politik, bisnis, hingga hiburan, turut serta mencakup nama di dunia olahraga, salah satunya adalah Franck Ribery. Nama Eks Bayern Munchen tersebut muncul pada dokumen Epstein halaman 26.

- Advertisement -

Di sisi lain, dikutip Holopis.com dari Bavarian Football Works, Franck Ribery diklaim mencoba melakukan tindakan pemukulan terhadap saksi korban kejahatan Epstein di suatu lokasi di Prancis. Meski begitu, tak disebutkan kapan dan lokasi tepat kejadian itu terjadi.

Kemudian Ribery juga disebutkan mendapat nomor telepon hingga alamat korban (nama korbannya disensor). Lalu nama Ribery juga disebutkan di halaman 28 dan 30.

Pada halaman 28, disebutkan bahwa Ribery meminta jasa prostitusi gadis di bawah umur, dalam hal ini usia 14 tahun kepada pengacara Karim Benzema, Sylvain Cormier. Hal itu disebutkan oleh saksi. Lalu di halaman 30, merupakan bentuk pernyataan korban, korban mengonfirmasi tindakan Ribery.

Dokumen Epstein yang menyebutkan nama pesepakbola Franck Ribery - Holopis
Dokumen Epstein yang menyebutkan nama pesepakbola Franck Ribery. [Foto : Tangkapan Layar Departemen Kehakiman Amerika Serikat]

Sangkaan ini menjadi sejalan ketika Ribery memang pernah tersandung kasus prostitusi anak pada tahun 2010 silam, yang juga menyangkut nama Karim Benzema. Akan tetapi dakwaan itu dibatalkan pada 2014 oleh pengadilan Prancis.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
15 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru