Pria asal Kendari Cari Istri dan Anaknya yang Hilang di Makassar

129 Shares

HOLOPIS.COM, MAKASSAR – Seorang suami asal Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) bernama Muhammad Taufik, jauh-jauh ke Kota Makassar untuk mencari istrinya, Sari Amelia Putri, dan anak perempuannya, Ilsa Nisa Sahra.

Muhammad Taufik mengatakan, istri dan anaknya hilang usai menumpangi kendaraan umum dari Kabupaten Jeneponto menuju Kota Makassar.

- Advertisement -

Muhammad Taufik menceritakan awalnya Sari Amelia Putri pamit dari rumah keluarganya di Kambutta Toa, Desa Ujung Bulu, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, dengan tujuan ke Makassar bersama anak keduanya.

“Awalnya sepupu saya di Jeneponto bilang kalau istri saya mau ke Makassar. Tapi setelah itu saya hubungi, nomor HP-nya sudah tidak aktif,” ujar Taufik, Minggu (8/2).

- Advertisement -

Taufik mengaku dikeri tahu pihak keluarga istrinya hilang, dia sedang berada di Kendari, kemudian mencoba menghubungi sopir kendaraan yang mengantar istrinya.

Dari keterangan sopir, Sari Amelia Putri dan anaknya tidak turun di rumah keluarga di Tamanyeleng, Desa Taeng, Kabupaten Gowa, melainkan diturunkan di Terminal Malengkeri, Makassar.

“Sopir bilang istri saya turun di Terminal Malengkeri sama anaknya. Katanya ada yang jemput naik motor, orangnya kurus, tinggi, tapi sopir tidak kenal karena pakai helm,” jelasnya.

Sejak saat itu, kontak dengan Sari Amelia Putri terputus. Nomor teleponnya diketahui sudah tidak aktif sejak keberangkatan dari Jeneponto.

Bahkan, pada keesokan harinya, Taufik sempat menerima pesan singkat yang memintanya untuk tidak melakukan pencarian, namun setelah itu nomor tersebut tak lagi bisa dihubungi.

“Besok siangnya sekitar pukul 11.30 Wita, ada yang Chat saya bilang jangan cari saya, karena saya sama laki-laki lain sekarang, saya telpon sudah tidak aktif,” bebernya.

Karena cemas, Taufik akhirnya berangkat ke Kota Makassar pada Selasa (3/2) dan telah tiga malam berada di Makassar untuk mencari istri dan anaknya.

Upaya pencarian juga telah dilakukan melalui jalur kepolisian. Taufik mengaku sempat melapor ke Polres Jeneponto, namun diarahkan ke wilayah Makassar karena lokasi terakhir korban berada di Terminal Malengkeri Makassar.

Ia kemudian mendatangi Polsek Rappocini Makassar untuk membuat laporan polisi pada Kamis, (5/2).

“Saya sudah melapor ke Polsek Rappocini, tapi diarahkan ke Polsek Tamalate. Tapi anggota Polsek Rappocini mengatakan, buat surat keterangan pencarian orang, jadi dia buatkan seperti itu,” jelasnya.

Ia kemudian kembali ke Polsek Tamalate. Dari sana, Taufik diarahkan untuk berkordinasi Unit Resmob untuk pengecekan CCTV serta pelacakan nomor telepon.

“Katanya bisa di cek CCTV, dilacak nomor, sampai IMEI. Tapi HP istri saya memang sudah tidak aktif sejak dari Jeneponto,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Muhammad Taufik dan Sari Amelia Putri menikah sejak 2016 dan selama ini tinggal bersama di Kendari.

Mereka memiliki dua anak, namun anak pertama telah meninggal dunia. Taufik menyebut, istrinya berpamitan pulang kampung ke Jeneponto, namun tidak pernah menyampaikan rencana ke Makassar.

“Alasannya waktu itu mau jenguk keluarganya di Jeneponto. Tidak bilang kalau mau ke Makassar,” katanya.

Taufik berharap bantuan masyarakat yang mengetahui atau melihat keberadaan Sari Amelia Putri dan Ilsan Nisa Sahra untuk segera melapor ke pihak kepolisian terdekat atau menghubungi aparat kepolisian.

“Baru-baru juga saya habis transferkan uang Rp500 ribu pada hari (31/1), semoga bisa ditemukan dan berkumpul kembali bersama saya dan keluarga,” pungkasnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
129 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru