Pemprov Jateng Dorong Peran Aktif Mahasiswa Atasi Persoalan Kemasyarakatan

18 Shares

HOLOPIS.COM, SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menekankan pentingnya peran aktif mahasiswa dalam membantu mengatasi berbagai persoalan sosial kemasyarakatan di daerah. Mahasiswa dinilai memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang mampu melahirkan gagasan dan solusi inovatif bagi pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Jateng Taj Yasin Maimoen saat memberikan keynote speech dalam acara Pelantikan dan Stadium Generale Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, di Semarang, Senin (9/2/2026).

- Advertisement -

“Tentu kami membutuhkan adik-adik mahasiswa, yang saat ini dipercaya memimpin organisasi kemahasiswaan,” ujar Taj Yasin dalam keterangannya, dikutip Holopis.com.

Tokoh yang akrab disapa Gus Yasin itu berharap, aktivis mahasiswa tidak hanya berfokus pada kegiatan organisasi intra kampus semata. Menurutnya, organisasi kemahasiswaan harus menjadi ruang lahirnya ide-ide segar dan solusi konkret atas persoalan riil yang dihadapi masyarakat dan pemerintah daerah.

- Advertisement -

Di hadapan ratusan mahasiswa, Wagub Jateng menegaskan bahwa pengalaman berorganisasi merupakan bekal penting dalam menyongsong kehidupan bermasyarakat yang sesungguhnya, termasuk ketika terlibat dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Adik-adik mahasiswa di organisasi Dema ini sedang menuju kehidupan bermasyarakat yang sejati, seperti yang dihadapi dalam organisasi pemerintahan daerah. Berbagai permasalahan itu harus ditangani, dan penanganannya membutuhkan inovasi,” ujarnya.

Gus Yasin menambahkan, struktur organisasi eksekutif mahasiswa sejatinya merupakan miniatur pemerintahan. Di dalamnya, mahasiswa dilatih mengenai kepemimpinan, pengambilan keputusan, serta manajemen organisasi sebagai bekal menjadi pemimpin di tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.

Ia juga menyamakan dinamika Dewan Eksekutif Mahasiswa dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang dituntut bekerja berdasarkan kesepakatan bersama, bukan atas kepentingan pribadi maupun sektoral.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Yasin turut mendorong mahasiswa untuk meningkatkan kepedulian terhadap isu lingkungan. Menurutnya, inovasi di masa kini tidak dapat dilepaskan dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem.

“Inovasi hari ini adalah tentang lingkungan. Bagaimana kita memanfaatkan bumi tanpa mengganggu ekosistem. Kita butuh cara-cara baru agar manusia justru memberi manfaat bagi alam, demi keberlangsungan kehidupan,” tegas wagub.

Pemprov Jateng berharap, peran aktif mahasiswa melalui organisasi kemahasiswaan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan solusi berkelanjutan bagi persoalan sosial, lingkungan, dan pembangunan daerah.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
18 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru