HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pelaku penganiayaan seorang pria bernama Darwin di Jakarta Barat (Jakbar) Dodo B. T. Siagian balas melaporkan korban ke Polres Metro Jakarta Barat terkait ancaman perusakan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan adanya laporan dari pelaku penganiayaan terhadap korban dan saat ini tengah ditangani oleh Polres Metro Jakarta Barat.
“Begitu juga si terlapor, pelaku yang melakukan penganiayaan juga membuat laporan polisi terkait tentang adanya ancaman ataupun ancaman perusakan apabila tidak berhenti bermain drum yang mengganggu ketertiban umum,” kata Budi Hermanto kepada wartawan di Jakarta, Senin (9/2/2026).
Budi mengatakan terkait kasus pengeroyokan saat ini tim penyidik sudah mengantongi hasil visum et repertum dari Rumah Sakit Graha Kedoya.
“Ini juga dilakukan visum et repertum di Rumah Sakit Graha Kedoya, pemeriksaan diagendakan hari ini bagi para terlapor dan saksi-saksi,” ujar Budi.
Sebelumnya Darwin selalu korban sudah terlebih dahulu melaporkan Dodo terkait dugaan penganiayaan.
“Korban juga sudah membuat laporan di Polres Metro Jakarta Barat dan saat ini juga masih dalam proses pendalaman,” tutur Budi.
Budi menjelaskan kasus ini bermula saat korban menegur tetangganya yang bermain drum sejak pagi hingga malam sehingga mengganggu ketenangan warga.
“Bahwa adanya kasus penganiayaan saat seseorang menegur warga masyarakat yang bermain musik dari siang sampai dengan malam hari. Korban menegur terlapor terkait suara drum yang mengganggu,” pungkasnya.
Sebelumnya media sosial dihebohkan oleh video penganiayaan yang diunggah oleh saudarinya pada akun instagram @angelju_. Dalam video tersebut Darwin terlihat dipiting, dan ditendang oleh pelaku hingga terjatuh. Sejumlah warga berusaha melerai namun pelaku tidak berhenti memukul.

