HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty pada Minggu (08/02) menyerukan pengerahan segera pasukan stabilisasi internasional guna memantau pelaksanaan gencatan senjata di Jalur Gaza.
Seruan tersebut disampaikan Abdelatty dalam percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Yunani George Gerapetritis, ketika kedua pihak membahas meningkatnya ketegangan regional. Hal itu disampaikan Kementerian Luar Negeri Mesir dalam pernyataan resminya.
“Perlu segera memajukan pelaksanaan fase kedua rencana perdamaian yang diusulkan Amerika Serikat, termasuk pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional ke Gaza, yang telah disetujui Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada November lalu,” kata Abdelatty, dikutip Holopis.com, Senin (9/2).Amer
Abdelatty juga menegaskan dukungan Mesir terhadap Komite Nasional untuk Administrasi Gaza, sebuah badan teknokratik Palestina yang baru dibentuk. Komite tersebut dipandang sebagai otoritas transisi penting untuk menangani kebutuhan administratif dan kemanusiaan harian di wilayah tersebut.
Komite yang dibentuk pada pertengahan Januari itu bertujuan membuka jalan bagi kembalinya Otoritas Palestina secara penuh untuk menjalankan pemerintahan dan tata kelola di Jalur Gaza.
Selain itu, Abdelatty menekankan pentingnya memastikan aliran bantuan kemanusiaan yang berkelanjutan ke Gaza, sekaligus meletakkan dasar bagi pemulihan dan rekonstruksi tahap awal.
Sebagai konteks, gencatan senjata yang berlaku sejak 10 Oktober awalnya berfokus pada pertukaran tahanan dan penyaluran bantuan. Fase lanjutan yang diusulkan mencakup penarikan penuh militer Israel, pelucutan senjata Hamas, serta dimulainya proses rekonstruksi di bawah pemerintahan transisi.

