HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan tiga pilar komitmen pemerintah untuk mendorong rumah sakit pemerintah menembus standar layanan kesehatan kelas dunia. Tiga pilar itu mencakup peningkatan kualitas layanan, penguatan pendidikan dan penelitian, serta tata kelola yang transparan dan akuntabel.
Menurut Budi, peningkatan mutu layanan rumah sakit saat ini mulai terlihat. Salah satu indikatornya dengan reformasi sistem remunerasi tenaga medis yang lebih adil dan berbasis kinerja.
Meski demikian, ia mengingatkan agar setiap rumah sakit bisa tetap berpegang pada penilaian yang objektif.
“Kualitas layanan seharusnya dinilai oleh pasien, bukan oleh kita sendiri. Salah satu ukurannya adalah ketika standar kita diakui dan mulai dipercaya oleh pasien dari luar negeri,” kata Budi di Jakarta, Minggu, (8/2/2026).
Pun, pada aspek pendidikan, Budi mengatakan penting pengembangan kompetensi dokter spesialis. Hal itu jadi kunci agar memiliki daya saing serta memenuhi standar internasional.
Selain itu, Kementerian Kesehatan menargetkan peningkatan jumlah riset klinis (clinical trial) hingga 200 persen di lingkungan rumah sakit Kemenkes. Langkah itu jadi perhatian untuk perkuat inovasi dan kemandirian kesehatan nasional.
Dalam ajang 3rd RS Kemenkes Awards tahun ini memberikan penghargaan dalam 21 kategori. Penghargaan diberikan kepada rumah sakit dan pimpinan yang dinilai unggul dalam transformasi layanan, mutu pelayanan, kepemimpinan, inovasi, serta pengalaman pasien.
Adapun beberapa rumah sakit yang berhasil meraih penghargaan antara lain:
Pilar Peningkatan Kualitas Layanan & Inovasi: Best Quality Hospital (Indikator Mutu Terbaik): RS Orthopedi Prof. Dr. R. Soeharso.
Rumah Sakit dengan Hospitality Terbaik: RS Kanker Dharmais, RSUP Dr. Sitanala, dan RSAB Harapan Kita.
Rumah Sakit dengan Inovasi Terbaik: RSUP dr. Kariadi, RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro, dan RSUP Fatmawati.
Pilar Penguatan Pendidikan dan Penelitian:
Penyelenggara Unit Riset Klinis Terbaik: RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo, RSUP dr. M. Djamil, dan RS PON Prof. Dr. Mahar Mardjono.
Best Teaching Hospital: RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita.
RS Penyelenggara Pendidikan Utama Terbaik: RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, RS Mata Cicendo, dan RSAB Harapan Kita.
Pilar Tata Kelola, Kepemimpinan & Transformasi Menyeluruh:
Best Transformation Hospital: RSUP dr. Kariadi.
Best CEO: Eniarti (Direktur Utama RSUP dr. Sardjito).
Tingkat Maturitas BLU Kategori “Luar Biasa”: RSUP dr. Sardjito, RSUP dr. Kariadi, dan RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo.

