Bidik Wisatawan Timur Tengah, Jateng Prioritaskan Pariwisata Berkelanjutan dan Ekonomi Halal 2027

20 Shares

HOLOPIS.COM, SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menetapkan pariwisata berkelanjutan dan penguatan ekonomi halal berbasis syariah sebagai prioritas utama pembangunan daerah pada 2027, demi menangkap peluang pasar wisatawan mancanegara, khususnya dari kawasan Timur Tengah.

Penegasan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, saat Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2026 dan Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 di Grhadika Bhakti Praja, Kota Semarang, Jumat (6/2/2026).

- Advertisement -

“Untuk tahun 2027, Jawa Tengah kita arahkan pada sektor pariwisata dan penguatan ekonomi, lewat ekonomi halal berbasis syariah. Ini menjadi prioritas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif,” ujar Taj Yasin, dikutip Holopis.com, Minggu (8/2/2026).

Gus Yasin, sapaan akrab Wakil Gubernur Jateng, mengungkapkan bahwa tren kunjungan wisatawan mancanegara ke Jawa Tengah menunjukkan peningkatan signifikan. Berdasarkan analisis data, wisatawan asal Timur Tengah menjadi salah satu segmen pasar paling potensial, terutama jika didukung dengan ekosistem wisata ramah muslim.

- Advertisement -

“Wisatawan mancanegara banyak juga dari Timur Tengah. Mereka sangat senang dengan destinasi yang berstatus ramah muslim (muslim-friendly tourism). Saat ini, ekosistem tersebut sudah mulai tumbuh di beberapa wilayah, seperti Karanganyar, Wonosobo, dan Temanggung,” tuturnya.

Untuk mengoptimalkan potensi tersebut, Pemprov Jateng berencana membangun sistem aglomerasi pariwisata, salah satunya di kawasan Semarang Raya. Melalui skema ini, seluruh pelaku pariwisata akan dikoneksikan agar promosi destinasi dapat dilakukan secara masif dan terpadu.

Meski menempatkan ekonomi halal sebagai fokus, Gus Yasin menegaskan bahwa daya tarik wisata tidak akan optimal tanpa dukungan kebersihan lingkungan. Ia menekankan pentingnya menciptakan destinasi yang bersih, asri, dan nyaman bagi wisatawan domestik maupun internasional.

“Kita dukung penuh program Asta Cita Bapak Presiden, termasuk menciptakan lingkungan yang asri, aman, dan bersih. Kami mengajak seluruh stakeholder untuk bergerak bersama membersihkan lingkungan,” tambahnya.

Lebih lanjut dijelaskan, arah pembangunan Jawa Tengah pada 2027 tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan. Selain mendorong sektor pariwisata, pemerintah akan memperketat perizinan industri di wilayah hulu atau pegunungan serta kawasan hilir seperti pesisir pantai guna menjaga kelestarian ekosistem.

Langkah strategis tersebut diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dari sektor pariwisata dengan pelestarian lingkungan. Dengan demikian, Jawa Tengah tidak hanya menjadi tujuan wisata unggulan, tetapi juga magnet bagi investasi hijau yang berkelanjutan di masa depan.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
20 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru