Megawati Pamer Konsep Pancasila di Abu Dhabi, Ingin Perdamaian Dunia Terjaga

28 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan sekaligus Presiden Republik Indonesia ke 4, Megawati Soekarnoputri menyampaikan bahwa Indonesia memiliki fondasi kokoh yang telah menjadi penjaga persatuan dan kesatuan seluruh bangsanya. Bahkan menjadi petunjuk arah ke mana Indonesia hendak dibawa dalam siklus peradabannya.

“Pancasila berfungsi sebagai dasar berpijak dan bintang penuntun ke mana arah dan perjalanan bangsa Indonesia,” kata Megawati saat menghadiri sebuah forum Majelis Persaudaraan Manusia di Museum Nasional Zayed, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) awal pekan ini.

- Advertisement -

Oleh sebab itu, ia berharap fondasi besar Pancasila yang dipakai Indonesia bisa menjadi contoh yang baik bagi para petinggi pimpinan negara di seluruh dunia, khususnya dalam hal menjaga persatuan dan kesatuan umat di planet bumi.

Sebab kata dia, dengan Pancasila, seluruh perbedaan yang ada di Indonesia dapat diatasi dan dikelola dengan baik baik. Antar sesama tidak terjadi pertikaian yang besar, dan semua bisa memahami tentang makna kemajemukan.

- Advertisement -

“Bung Karno yang merupakan Pendiri dan Proklamator serta Presiden Pertama bangsa kami, menegaskan bahwa Indonesia bukan didirikan untuk satu golongan, satu agama, atau satu suku, melainkan satu untuk semua, semua untuk satu,” ujarnya.

Dengan memahami prinsip perbedaan dalam kebersatuan itulah yang membuat bangsa Indonesia tetap eksis walaupun dihuni oleh berbagai suku, ras, agama, maupun golongan sekalipun.

“Prinsip inilah yang menjadi fondasi etik kepemimpinan nasional kami,” sambung Megawati.

Lebih lanjut, putri Proklamator ini pun merespons tentang gejolak dunia yang saat ini terjadi, di mana ketidakpastian dalam geo politik dan keamanan dunia semakin fluktuatif. Namun jika semua pemimpin negara mau mencontoh konsep Bhineka Tunggal Ika yang dijalankan Indonesia, ia yakin dunia akan tetap aman, damai, dan tentram.

“Ketika kita menghadirkan nilai kemanusiaan, empati, dan kepedulian dalam seluruh ruang hidup, kepemimpinan tidak lagi semata soal jabatan, melainkan kontribusi nyata bagi peradaban global,” paparnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
28 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru